Saya menulis postingan ini dalam keadaan kacau balau, semrawut, bingung, frustrasi, dll. Saya akan berangkat ke UI siang nanti (23/7) tapi masalahnya file paper saya masih dalam proses pengiriman. Padahal deadline paper itu tanggal 22 Juli 23:59. Saya hanya bisa berdoa dan berharap semoga panitia MIPA Untuk Negeri mau berbaik hati pada saya dan kelompok saya agar masih memberikan kesempatan pada kami. Amien..
Saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan Tuhan akan memberikan jalan terbaik. Saya memang ke UI tidak dalam rangka studi banding atau jalan-jalan tetapi mengikuti lomba karya ilmiah "MIPA Untuk Negeri" yang diselenggarakan FMIPA UI. Saya berangkat dengan delegasi Universitas Brawijaya dari berbagai jurusan dan fakultas. Tim saya terdiri atas 3 orang, yaitu saya sendiri, Mas Indra, dan Alak. Tim saya juga tim satu-satunya dari Jurusan Hubungan Internasional FISIP. Namun, bedanya kami dengan tim dari UB yang lain adalah mereka dibiayai fakultas sedangkan kita biaya sendiri atau bondho dewe kata orang Jawa. Sakit memang dicampakkan begitu saja oleh fakultas sendiri dan dipolitisir oleh kalangan birokrat fakultas. Tapi kita memang harus berusaha. Belajar, berjuang, dan berdoa.. Semangat!!
Sabtu, 23 Juli 2011
Selasa, 05 Juli 2011
Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim Tiga Serangkai Pendiri YouTube
Mesin penghasil sensasi atau mesin yang membuat mimpi jadi nyata? Apapun pendapat Anda, YouTube adalah contoh sebuah produk ‘web 2.0′ yang sukses. Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim adalah tiga serangkai di balik YouTube.
Pengguna Internet saat ini nyaris tak ada yang tidak kenal YouTube. Website berbagi video itu sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman online, bahkan di negara “fakir bandwidth” seperti Indonesia ini.
Hurley, Chen, dan Karim punya satu kesamaan: ketiganya sama-sama bekerja di PayPal (www.paypal.com) sebelum dan saat perusahaan pembayaran online itu diakuisisi oleh eBay. Seperti banyak pemuda di Silicon Valley pada masa itu –sekitar tahun 2002-an– ketiganya gatal untuk membuat sesuatu milik mereka sendiri.
Akibatnya, trio tersebut kerap duduk bareng dan membicarakan ide-ide bisnis yang bisa dilakukan. Dari entah berapa lusin ide yang sempat tercetus, satu yang akhirnya mereka kejar adalah soal upload video di Internet.
Ada satu legenda bahwa YouTube dibuat karena ketiga pendirinya merasa kesal saat akan meng-upload sebuah video dari acara makan malam yang mereka hadiri. Kesulitan meng-upload video ini konon memicu mereka untuk berkata, “daripada susah begini, kita bikin sendiri aja yuk!”
Namun, meski cerita itu mudah dicerna ala ‘kejatuhan apel-nya Isaac Newton’, kisah makan malam itu tidaklah benar. Ada satu unsur yang benar dari cerita itu: YouTube memang dibuat untuk memperbaiki pengalaman upload video dari para pendirinya.
“Ketika kami memulai perusahaan ini beberapa tahun lalu, kami tak pernah mengira bakal sampai di sini. Sangat menarik melihat ide yang sederhana, untuk memperbaiki pengalaman kami ber-video online, bisa menjadi seperti ini,” kata Chad Hurley dalam sebuah wawancara dengan Walt Mossberg.
Video pertama dan kegagalan pertama
Hurley, Chen, dan Karim memulai pekerjaan mereka membuat YouTube pada 14 Februari 2005. Ya, ketika itu hari Valentine dan ketiganya menghabiskan hari itu di sebuah garasi untuk membuat konsep sebuah website (baca: beginilah cara hidup para geek sejati).
Website yang lahir di garasi itu pada awalnya hanya menjadi tempat untuk meng-upload dan menonton video. Video pertama yang di-upload dilakukan pada April 2005. Video tersebut menampilkan Jawed Karim, salah satu pendiri YouTube, sedang berada di depan kandang gajah di kebun binatang. Pada hari-hari awal, Hurley, Chen, dan Karim meng-upload sendiri video-video mereka. Tak banyak pengguna lain yang tahu soal YouTube. Ketiganya pun hanya melakukan kampanye gerilya dari teman ke teman.
Sumber: chip.co.id
Batasan Umur Pengguna Facebook Akan Dihapus?
KOMPAS.com
— CEO Facebook, Mark Zuckerberg, kembali melontarkan komentar yang
kontroversial terkait layanan di jejaring sosial. Tahun lalu, ia
menyebut privasi tak lagi terlalu penting. Kali ini, ia mengusulkan
dihapuskannya pembatasan umur bagi pengguna Facebook. Artinya, bayi yang
masih merah pun boleh membuat akun di Facebook.
Sebagaimana diketahui, umur minimal pegguna Facebook adalah 13 tahun. Namun, dari sebuah penelitian yang dirilis beberapa waktu yang lalu, terdapat 7,5 juta pengguna Facebook yang berada di bawah 13 tahun, umumnya 11 tahun. Tetapi, tentu hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk membuka keran bagi mereka yang berada di bawah usia 13 tahun tersebut. Anak-anak tentu belum bisa melindungi diri mereka dari berbagai hal yang menyangkut dunia orang dewasa yang mampir ke halaman Facebook-nya.
Mark Zuckerberg menyatakan idenya tersebut dalam sebuah kesempatan berpidato di California beberapa hari yang lalu. Menurutnya, ia memiliki filosofi bahwa untuk pendidikan diperlukan waktu memulai yang sangat muda. Oleh karena pembatasan itu membuat anak-anak di bawah usia 13 tahun tersebut belum bisa memulai hal tersebut. Dengan membiarkan mereka menggunakan Facebook, kita bisa melihat apa yang akan mereka kerjakan. Mark juga berjanji untuk membuat anak-anak aman di Facebook.
Tentu saja ada yang janggal dari alasan Mark Zuckerberg ini. Pertama, soal pendidikan. Tentu tidak bisa dianggap bahwa menggunakan Facebook sedari anak-anak dianggap sebagai sebuah pendidikan. Mengapa? Sebab, Facebook bukanlah ruang pendidikan. Facebook adalah media di mana lalu lintas informasi melalui update status, foto, bahkan video sangat tinggi. Sebagian besar dari informasi yang mengalir di Facebook ini adalah konsumsi orang dewasa, bukan anak-anak.
Kedua, soal keamanan. Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, keamanan akun pengguna Facebook sangat rendah. Privasi pengguna di Facebook sangat rendah, hampir-hampir tidak ada karena kebijakan privasi yang sangat longgar yang disebabkan oleh ketentuan privasi Facebook yang berbelit dan sangat panjang. Sebagian pengguna Facebook tentu sudah sangat akrab dengan spam, scam, dan berbagai URL yang mengarah kepada konten dewasa. Tentu akan sangat membahayakan jika anak-anak dibiarkan untuk melihat semua hal ini.
Masih terkait dengan soal keamanan, di Facebook tidak ada satu pun jaminan yang mengatakan bahwa semua pengguna Facebook akan berlaku baik. Artinya, terbuka sekali kemungkinan para penjahat, terutama predator anak-anak, untuk bisa mencari mangsa dengan diperbolehkannya anak-anak membuat akun di Facebook.
Ketiga, adanya peraturan yang melarang pengumpulan informasi dari anak-anak di bawah usia 13 tahun, yaitu Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA), yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 21 Oktober 1998 dan dimodifikasi efektif pada 21 April 2000. Aturan ini berlaku untuk situs web komersial dan layanan online yang diarahkan untuk anak di bawah 13 tahun yang mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak. COPPA melarang tindakan tidak adil atau menipu atau praktik sehubungan dengan pengumpulan, penggunaan, atau pengungkapan informasi pribadi dari dan tentang anak-anak di internet.
Dengan tiga alasan di atas, cukup jelas bahwa ide penghapusan batasan umur pengguna Facebook ini merupakan ide yang cukup gila dari Mark Zuckerberg. Situs zdnet.com menyebut ide ini sebagai ide paling buruk dari orang sekaliber Mark Zuckerberg. Meskipun Facebook telah cukup berusaha memperbaiki keamanannya, hal ini bukanlah jaminan dan alasan untuk melegalkan penghapusan batasan umur pengguna Facebook.
Terkait dengan anak-anak atau remaja yang berumur lebih dari 13 tahun pun, orangtua tetap diimbau untuk memerhatikan keterlibatan anak di dalam Facebook. Hal ini karena, sekali lagi, Facebook menolong penggunanya untuk terkoneksi dengan teman mereka yang online, tetapi belum tentu semua yang online adalah teman dari pengguna. Untuk memonitor keterlibatan anak di Facebook, orangtua disarankan untuk melakukan langkah berikut ini.
1. Monitor akun Facebook anak
Orangtua harus terlibat dalam jalinan pertemanan anak. Ini penting agar bisa mengetahui apa yang dilakukan anak di Facebook. Kalau tidak bisa, misalnya untuk anak remaja SMA, awasilah mereka dari teman mereka. Hal ini dilakukan oleh 18 persen orangtua dalam sebuah survei tentang pengguna Facebook usia antara 13-17 tahun. Orangtua jangan berusaha membuat akun Facebook dengan memalsukan umur anak. Kalau anak telah membuat akun Facebok tanpa sepengetahuan, hapuslah akun tersebut atau mintalah Facebook untuk menghapusnya dengan mengisi laporan "Report an Underage Child" yang disediakan oleh Facebook.
2. Manfaatkan kontrol privasi
Sekitar satu dari lima pengguna dewasa aktif Facebook mengatakan, mereka tidak menggunakan kontrol privasi yang disediakan Facebook. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman. Kontrol privasi Facebook tidak dapat mencegah setiap pelanggaran, tetapi mereka cukup membantu dalam kadar tertentu. Orangtua harus mengatur kontrol privasi anak terhadap apa saja yang bisa dilihat oleh semua pengguna Facebook. Misalnya, foto siapa saja yang bisa melihat dan siapa saja yang bisa mengirim pesan.
3. Matikan Instant Personalization
Facebook telah menambahkan beberapa situs ke fitur Instant Personalization, yang secara otomatis akan memperoleh informasi mengenai karakteristik pengguna Facebook. Saya sangat menyarankan fitur ini untuk dimatikan agar profil pengguna Facebook tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk kepentingan iklan dan lainnya.
Bagi orangtua, penting untuk mengetahui aktivitas anak di Facebook agar terhindar dari masalah yang timbul di kemudian hari, seperti penculikan anak dan lainnya. Facebook memang bermanfaat, tetapi hanya pada batas-batas tertentu. Akan lebih baik mencegah daripada tertimpa bencana.
Sumber: tekno.kompas.com
Sebagaimana diketahui, umur minimal pegguna Facebook adalah 13 tahun. Namun, dari sebuah penelitian yang dirilis beberapa waktu yang lalu, terdapat 7,5 juta pengguna Facebook yang berada di bawah 13 tahun, umumnya 11 tahun. Tetapi, tentu hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk membuka keran bagi mereka yang berada di bawah usia 13 tahun tersebut. Anak-anak tentu belum bisa melindungi diri mereka dari berbagai hal yang menyangkut dunia orang dewasa yang mampir ke halaman Facebook-nya.
Mark Zuckerberg menyatakan idenya tersebut dalam sebuah kesempatan berpidato di California beberapa hari yang lalu. Menurutnya, ia memiliki filosofi bahwa untuk pendidikan diperlukan waktu memulai yang sangat muda. Oleh karena pembatasan itu membuat anak-anak di bawah usia 13 tahun tersebut belum bisa memulai hal tersebut. Dengan membiarkan mereka menggunakan Facebook, kita bisa melihat apa yang akan mereka kerjakan. Mark juga berjanji untuk membuat anak-anak aman di Facebook.
Tentu saja ada yang janggal dari alasan Mark Zuckerberg ini. Pertama, soal pendidikan. Tentu tidak bisa dianggap bahwa menggunakan Facebook sedari anak-anak dianggap sebagai sebuah pendidikan. Mengapa? Sebab, Facebook bukanlah ruang pendidikan. Facebook adalah media di mana lalu lintas informasi melalui update status, foto, bahkan video sangat tinggi. Sebagian besar dari informasi yang mengalir di Facebook ini adalah konsumsi orang dewasa, bukan anak-anak.
Kedua, soal keamanan. Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, keamanan akun pengguna Facebook sangat rendah. Privasi pengguna di Facebook sangat rendah, hampir-hampir tidak ada karena kebijakan privasi yang sangat longgar yang disebabkan oleh ketentuan privasi Facebook yang berbelit dan sangat panjang. Sebagian pengguna Facebook tentu sudah sangat akrab dengan spam, scam, dan berbagai URL yang mengarah kepada konten dewasa. Tentu akan sangat membahayakan jika anak-anak dibiarkan untuk melihat semua hal ini.
Masih terkait dengan soal keamanan, di Facebook tidak ada satu pun jaminan yang mengatakan bahwa semua pengguna Facebook akan berlaku baik. Artinya, terbuka sekali kemungkinan para penjahat, terutama predator anak-anak, untuk bisa mencari mangsa dengan diperbolehkannya anak-anak membuat akun di Facebook.
Ketiga, adanya peraturan yang melarang pengumpulan informasi dari anak-anak di bawah usia 13 tahun, yaitu Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA), yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 21 Oktober 1998 dan dimodifikasi efektif pada 21 April 2000. Aturan ini berlaku untuk situs web komersial dan layanan online yang diarahkan untuk anak di bawah 13 tahun yang mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak. COPPA melarang tindakan tidak adil atau menipu atau praktik sehubungan dengan pengumpulan, penggunaan, atau pengungkapan informasi pribadi dari dan tentang anak-anak di internet.
Dengan tiga alasan di atas, cukup jelas bahwa ide penghapusan batasan umur pengguna Facebook ini merupakan ide yang cukup gila dari Mark Zuckerberg. Situs zdnet.com menyebut ide ini sebagai ide paling buruk dari orang sekaliber Mark Zuckerberg. Meskipun Facebook telah cukup berusaha memperbaiki keamanannya, hal ini bukanlah jaminan dan alasan untuk melegalkan penghapusan batasan umur pengguna Facebook.
Terkait dengan anak-anak atau remaja yang berumur lebih dari 13 tahun pun, orangtua tetap diimbau untuk memerhatikan keterlibatan anak di dalam Facebook. Hal ini karena, sekali lagi, Facebook menolong penggunanya untuk terkoneksi dengan teman mereka yang online, tetapi belum tentu semua yang online adalah teman dari pengguna. Untuk memonitor keterlibatan anak di Facebook, orangtua disarankan untuk melakukan langkah berikut ini.
1. Monitor akun Facebook anak
Orangtua harus terlibat dalam jalinan pertemanan anak. Ini penting agar bisa mengetahui apa yang dilakukan anak di Facebook. Kalau tidak bisa, misalnya untuk anak remaja SMA, awasilah mereka dari teman mereka. Hal ini dilakukan oleh 18 persen orangtua dalam sebuah survei tentang pengguna Facebook usia antara 13-17 tahun. Orangtua jangan berusaha membuat akun Facebook dengan memalsukan umur anak. Kalau anak telah membuat akun Facebok tanpa sepengetahuan, hapuslah akun tersebut atau mintalah Facebook untuk menghapusnya dengan mengisi laporan "Report an Underage Child" yang disediakan oleh Facebook.
2. Manfaatkan kontrol privasi
Sekitar satu dari lima pengguna dewasa aktif Facebook mengatakan, mereka tidak menggunakan kontrol privasi yang disediakan Facebook. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman. Kontrol privasi Facebook tidak dapat mencegah setiap pelanggaran, tetapi mereka cukup membantu dalam kadar tertentu. Orangtua harus mengatur kontrol privasi anak terhadap apa saja yang bisa dilihat oleh semua pengguna Facebook. Misalnya, foto siapa saja yang bisa melihat dan siapa saja yang bisa mengirim pesan.
3. Matikan Instant Personalization
Facebook telah menambahkan beberapa situs ke fitur Instant Personalization, yang secara otomatis akan memperoleh informasi mengenai karakteristik pengguna Facebook. Saya sangat menyarankan fitur ini untuk dimatikan agar profil pengguna Facebook tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk kepentingan iklan dan lainnya.
Bagi orangtua, penting untuk mengetahui aktivitas anak di Facebook agar terhindar dari masalah yang timbul di kemudian hari, seperti penculikan anak dan lainnya. Facebook memang bermanfaat, tetapi hanya pada batas-batas tertentu. Akan lebih baik mencegah daripada tertimpa bencana.
Sumber: tekno.kompas.com
Hacker Anonymous Luncurkan Situs "Whistleblower"
Hacker Anonymous Luncurkan
Situs "Whistleblower"
KOMPAS.com
- Siapa tak kenal hacker berinisial Anonymous. Di dunia bawah
tanah nama hacker kelompok hacker tersebut sudah dikenal dengan sepak
terjangnya. Melebarkan sayap, kelompok tersebut baru-baru ini telah
meluncurkan dua situs web whistleblower (peniup peluit) sejenis
WikiLeaks. Tujuannya adalah untuk mengungkap informasi sensitif dari
pemerintah dan perusahaan.
Kedua situs tersebut masing-masing LocalLeaks.tk yang dirancang untuk informasi yang berkaitan dengan korupsi dan kesalahan di tingkat lokal. Sementara situs HackerLeaks.tk adalah untuk data lain yang dicuri.
Situs HackerLeaks, yang diluncurkan sejak 25 Juni 2011 telah mengungkap informasi pertama berupa daftar rincian pribadi pejabat Orlando, Florida. Daftar ini berisi pendapatan para pejabat, nilai rumah, dan data-data lainnya.
"Hacker membantu para hacker untuk membocorkan bahan yang menarik," Sebut situs HackerLeaks.
Situs LocalLeaks, yang telah diluncurkan sejak bulan Januari 2011 lalu, menawarkan cara bagi orang untuk mengirimkan informasi anonim yang berhubungan dengan kebrutalan polisi, korupsi, kesalahan pemerintah, atau pelecehan di tempat kerja.
Nah, seperti apa sepak terjang Anonymous berikutnya. Apakah akan seheboh Wikileaks? Tunggu saja!
Sumber: kompas.com
Kedua situs tersebut masing-masing LocalLeaks.tk yang dirancang untuk informasi yang berkaitan dengan korupsi dan kesalahan di tingkat lokal. Sementara situs HackerLeaks.tk adalah untuk data lain yang dicuri.
Situs HackerLeaks, yang diluncurkan sejak 25 Juni 2011 telah mengungkap informasi pertama berupa daftar rincian pribadi pejabat Orlando, Florida. Daftar ini berisi pendapatan para pejabat, nilai rumah, dan data-data lainnya.
"Hacker membantu para hacker untuk membocorkan bahan yang menarik," Sebut situs HackerLeaks.
Situs LocalLeaks, yang telah diluncurkan sejak bulan Januari 2011 lalu, menawarkan cara bagi orang untuk mengirimkan informasi anonim yang berhubungan dengan kebrutalan polisi, korupsi, kesalahan pemerintah, atau pelecehan di tempat kerja.
Nah, seperti apa sepak terjang Anonymous berikutnya. Apakah akan seheboh Wikileaks? Tunggu saja!
Sumber: kompas.com
Jajaran Tablet di ICS 2011
Jakarta, CHIP.co.id - Pada hari ke-3 ini, CHIP melihat antusias para pengunjung yang mulai memadati berbagai arena pameran. Pada Indonesia Cellular Show (ICS) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), CHIP menemukan berbagai produk tablet terkini yang sudah atau belum hadir dipasaran saat ini. CHIP memberikan panduan kepada pembaca untuk dapat mengunjungi berbagai produk tablet menarik di ICS 2011 (10/6).
Pada pintu masuk ICS, Anda akan menemukan produk tablet Huawei yang dapat dicoba langsung oleh pengunjung (lihat berita exhibIT: Media Pameran IT Indonesia di FKI dan ICC 2011 untuk mengunduh denah pameran). ICS menguasai area Main Lobby, Plenary Hall, hingga Assembly Hall.
Pada boot Huawei, CHIP mendapati tablet Huawei IDEOS S7 yang menggunakan platform Android 2.1 Eclair.Tablet ini terdapat 2-3 produk yang terpasang pada dinding di boot Huawei secara langsung oleh pengunjung.
Selain Huawei, terdapat juga produk Nexian yang menghadirkan tablet Genius sebesar 7 inci dengan harga yang terjangkau.
Pengunjung dapat mencobanya langsung yang akan dipandu dengan SPG Nexian yang akan memberikan informasi lengkap mengenai produk tablet terbaru dari Nexian ini.
Pada boot Blackberry yang masih dalam lokasi Main Lobby, pengunjung juga dapat mencoba langsung kehadiran tablet Playbook yang masih belum hadir dipasaran.
CHIP sempat mencoba akan kepiawaian Blackberry Playbook dan memberikan kesan yang berbeda dengan tablet platform Android pada umumnya. Semua sisi pada Playbook dapat ditekan untuk me-minize aplikasi yang sedang berjalan.
Pada daerah Assembly Hall, CHIP juga menemukan produk tablet HTC Flyer yang sudah hadir dipasaran dengan platform Android 2.3 Gingerbread.
HTC Flyer hadir dengan prosesor Qualcomm MSM8255 Snapdragon 1,5 GHz dengan ukuran 7 inci yang beberapa waktu lalu telah diluncurkan bersama dengan ponsel pintar HTC Wildfire S.
Untuk produk tablet 7 inci dengan harga yang terjangkau, CHIP juga menemukan produk Tabulet yang berada di Main Lobby. Anda dapat menemukan berbagai tablet terbaru dari Tabulet, seperti Tabulet Troy yang beberapa hari lalu baru diluncurkan ke pasaran.
Untuk produk tablet Acer pun hadir pada ICS 2011 ini. Acer menghadirkan tablet Iconia Tab 500 di boot M1 yang dapat dicoba langsung oleh pengunjung. Acer Iconia Tab 500 hadir dengan ukuran 10,1 inci.
Terdapat beberapa tablet lainnya yang hadir pada acara ini, seperti Axioo dan produk-produk Apple seperti iPad yang hadir di lokasi FKI 2011 berada di Hall A dan Cendrawasih Hall. Untuk tablet IVIO Twilight 7, Anda dapat menemukannya di M36 area Main Lobby.
Sumber: chip.co.id
Intel Z68, Intel Smart Response Technology dan Lucid Virtu
CHIP.co.id - Intel Z68 menarik untuk disimak karena memiliki fitur menarik yaitu Intel Smart Response Technology dan Lucid Virtu. Simak ulasan singkat tim lab CHIP di bawah ini.
Ketika Sandy Bridge diluncurkan, Intel membuat para konsumen kebingungan. Hal ini dikarenakan, Sandy Bridge diluncurkan dengan dua chipset yang memiliki fitur bertolak belakang. Intel membedakan dua chipset tersebut berdasarkan kebutuhan akan performa. Chipset P67 dihadirkan dengan fitur istimewa, yaitu CPU overclocking. Namun, ketika Anda menggunakan chipset P67, Intel HD Graphics yang ada di dalam die CPU tidak dapat diaktifkan. Hal ini bertolak belakang dengan chipset H67 yang memiliki kemampuan untuk mengaktifkan Intel HD Graphics namun memiliki keterbatasan untuk urusan overclock, yaitu tidak mampu meng-overclock prosesor.
Setelah sempat membuat para konsumen kebingungan, Intel kembali menghadirkan solusi dengan meluncurkan chipset Z68 di awal Juni lalu. Chipset terbaru ini dipersenjatai dengan berbagai fitur, seperti Intel HD Graphics, Intel Quick Sync, iGPU Overclocking, CPU Overclocking, Intel Smart Response Technology (SSD Caching) dan Lucid Virtu.
Feature Intel Smart Response Technology menawarkan peningkatan performa komputer dengan menambahkan sebuah SSD yang berukuran maksimal 64 GB. SSD ini nantinya akan dijadikan sebagai cache. Anda tetap memerlukan sebuah hard disk yang digunakan untuk menyimpan sistem operasi dan aplikasi lainnya.
Feature lainnya adalah Lucid Virtu. Feature ini mirip dengan Lucid Hydra yang pernah CHIP bahas di edisi yang lalu. Namun, solusi terbaru dari Lucidlogix kali ini tidak lagi menggunakan chipset melainkan hanya berupa software. Dengan Lucid Virtu, Anda dapat mengaktifkan Intel HD Graphics yang terdapat pada prosesor Sandy Bridge dan discrete graphics apapun.
Sumber: chip.co.id
Jajaran Ponsel Pintar di ICS 2011
Originated By : Yossie YonoJakarta, CHIP.co.id - Pada pameran Indonesia Cellular Show (ICS) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), CHIP menemukan berbagai pilihan ponsel pintar terkini yang sudah atau akan beredar dipasaran dalam waktu dekat. CHIP akan memberikan panduan seputar tablet agar para pengunjung dapat menemukannya dengan mudah dan cepat (9/6).
ICS 2011 menguasai lokasi Main Lobby, Plenary Hall, dan Assembly Hall (lihat berita exhibIT: Media Pameran IT Indonesia di FKI dan ICC 2011 untuk mengunduh denah pameran). Saat di pintu masuk ICS, akan dihadirkan dengan booth ti-phone, Sony Ericsson, Huawei, Nexian, dan Blackberry.
CHIP menemukan Xperia Play yang belum hadir dipasaran, bahkan pihak SE belum mau menginformasikan harga produk ini.
Xperia Play tersedia dalam dua pilihan warna yaitu hitam dan putih.
Pada booth SE yang berada di M24 Plenary Hall, CHIP menemukan beberapa jajaran ponsel pintar Sony Ericsson berbasis Android, dimana salah satunya adalah ponsel pintar terkini dari Sony Ericsson yaitu Xperia Arc.
CHIP juga menemukan Huawei Ideos X1 tepat berseberangan dengan boot Sony Ericsson. Berbagai produk ponsel pintar Huawei juga hadir disana.
Boot Huawei didominasi warna putih menawan dan masih berada di lokasi Plenary Hall M22.
CHIP juga menemukan ponsel pintar Motorola Defy berbasis Android yang hadir dengan memberikan ketahanan seperti dustproof, water dan scratch resistant. Motorola Defy hadir dengan 3 pilihan warna seperti hitam, merah dan putih.
Ponsel pintar Android lainnya yang dimiliki Motorola juga hadir dalam bentuk keyboard QWERTY dengan nama Motorola Charm. Produk Motorola dapat ditemukan di Plenary Hall.
Pada jajaran Acer Liquid, CHIP menemukan di daerah Main Lobby. Berbagai jajaran ponsel pintar Acer Liquid berbasis Android hadir dengan berbagai pilihan.
Satu lagi yang tidak kalah menarik adalah kelahiran ponsel pintar HTC pada pameran ICS 2011 ini. Kali ini HTC tidak tanggung-tanggung, hadir dalam 2 lokasi yang berbeda.
Jajaran ponsel pintar Android terkini dari HTC hadir pada Assembly Hall, seperti HTC Desire S dan HTC Wildfire S. Tersedia juga tipe lainnya seperti HTC Desire, HTC Wildfire, dan HTC Desire HD.
Untuk aksesoris seperti casing, charger dan beberapa perangkat pendukung lainnya untuk ponsel pintar HTC, dapat juga ditemukan di daerah Festival Komputer Indonesia sektor Hall B dengan boot yang lebih besar.
Tentunya selain jajaran ponsel pintar, hadir pula berbagai brand terkemuka yang ada dalam acara ICS 2011 ini, namun CHIP tidak menemukan brand seperti Nokia, Samsung dan LG yang sepertinya tidak hadir pada kesempatan kali ini.
Sumber: chip.co.id
But Unfortunately I Can't
I don't want to cry. But always, you make me have no other choice rather than cry. Yes, indees in this complex-triangle love, I can't hope for any better moment with you. Yes, indeed, i recognize that she may love you too..
I can't accept things. I cant accept to lose you again. I've waited for you in a matter of half of my life. Then If I would lose you again, I can't
Remember, Lutfi, I can't love any other boy. It's little bit exaggerate, but it's true. This damn love cannot changed by time, place and condition. Remember, you always have special place, right here in my heart. I couldn't careless what people may think of I am. Because I just am and you just the way you are. I can't hidden my feeling now and even I can't sob it.
I will always waiting for you, even you'll never come for me. I'll always love you, even you'll never love me...
In rain, I always wanna drained by water, absorbed by soil, boomed by air..
05-07-2011
I can't accept things. I cant accept to lose you again. I've waited for you in a matter of half of my life. Then If I would lose you again, I can't
Remember, Lutfi, I can't love any other boy. It's little bit exaggerate, but it's true. This damn love cannot changed by time, place and condition. Remember, you always have special place, right here in my heart. I couldn't careless what people may think of I am. Because I just am and you just the way you are. I can't hidden my feeling now and even I can't sob it.
I will always waiting for you, even you'll never come for me. I'll always love you, even you'll never love me...
In rain, I always wanna drained by water, absorbed by soil, boomed by air..
05-07-2011
Evaluasi Kinerja KPU
Pemilihan umum (Pemilu) 2009 baik Pemilu DPR, DPD, dan
DPRD maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sebagai sarana
kedaulatan politik rakyat telah selesai dilaksanakan. Peserta Pemilu
DPR, DPD, dan DPRD tahun 2009 diikuti oleh 44 Parpol, 12000
Calon Legislatif (Caleg) DPR, DPD serta 32.263 Caleg DPRD Provinsi dan DPRD
Kabupaten/Kota. Sedangkan untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden diikuti oleh
tiga pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. KPU telah berhasil menyelenggarakan
Pemilu “tanpa pertumpahan darah”, meskipun ada kekurangan di sana sini.
KPU sekarang ini merupakan KPU periode
ketiga yang bertugas sejak tahun 2007 hingga 2012. Tugas utama yang harus ditangani
adalah PEMILU tahun 2009 lalu. Selain itu KPU juga harus menyelenggarakan
Pemilihan Kepala Daerah di beberapa daerah di Indonesia. Sepak terjang KPU
selama tiga tahun ini sudah bisa dinilai baik buruknya.
Pada tahun 2007 lalu Presiden SBY telah
melantik enam orang anggota KPU periode 2007/2012. Proses seleksi tersebut
menimbulkan sejumlah kontroversi, salah satunya adalah karena proses seleksi
yang memakan biaya mahal. Enam orang anggota tersebut semuanya adalah wajah
baru yang minim pengalaman praktis sebagai penyelenggara pemilu. Publik
menengarai bahwa terpilihnya keenam nama anggota KPU baru itu lebih didominasi
pertimbangan politis ketimbang pertimbangan profesionalisme, hal ini karena
adanya sejumah isu negatif semacam kedekatan dengan partai politik, tidak
memiiki karya ilmiah terkait pemilu, dll.
(wawasandigital.com)
Namun perlu dicatat bahwa komposisi
keanggotaan KPU baru kali ini berhasil menempatkan 30 persen permpuan atau tiga
orang perempuan. Ini adalah titik cerah bagi konsistensi sistem politik yang
memberikan keterwakilan perempuan dalam ranah politik yang dimulai dari penyelenggara pemilunya. Hal ini diharapkan
akan meretas keterwakilan perempuan di ranah politik lain misalnya, keanggotaan
DPR/DPRD, DPD, dan MPR. (wawasandigital.com)
Pelaksanaan Pemilihan Umum Anggota
DPR, DPD, dan DPRD tahun lalu merupakan
hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan sistem pemilihan
yang rumit. Pemilih disodori kertas suara berukuran besar yang di dalamnya
tercantum nama-nama caleg dari berbagai partai. Ukuran kertas suara yang
sebesar satu halaman koran tersebut mengganggu kenyamanan pemilih. Karena tidak
sebanding dengan bilik yang ukurannya relatif kecil. Di samping itu cara
penandaannya pun berbeda, jika tahun-tahun sebelumnya pemilih tinggal mencoblos
caleg pilihannya namun tahun lalu dengan cara mencentang. Cara penandaan
semacam ini menimbulkan beberapa masalah pada masyarakat Indonesia yang tidak
bisa baca tulis. Sehingga proses pemilihan menjadi tidak praktis.
Selain itu, masalah DPT juga perlu
diperhitungkan. Banyak warga negara yang mempunyai hak pilih, tapi namanya
tidak masuk dalam DPS. Bahkan survey LP3ES menunjukkan angka 20%. Artinya ada
sekitar 36 juta warga negara yang punya hak pilih tidak masuk dalam DPS. Anehnya,
setelah DPS disempurnakan menjadi DPT, jumlahnya tidak bertambah, tetapi malah
berkurang. Terbukti kemudian, bahwa ada jutaan pemilih yang namanya tidak
sempat dimasukkan ke DPT yang sudah disahkan, meskipun nama-nama mereka sudah
dicatat oleh KPU. Permasalahan DPT ini bisa memicu munculnya golput. Karena
warga bisa menjadi enggan untuk memilih karena namanya tidak terdaftar. (detiknews.com)
Menurut Matsijah, anggota FPKB yang
duduk di komisi II DPR RI, Kinerja KPU tidak sebanding dengan anggaran yang
diajukan. Menurutnya, masih banyak persoalan yang perlu dievaluasi terlebih
dahulu. KPU belum mampu menghasilkan pemilu yang berkualitas. Pelaksanaan
Pilkada di sejumlah daerah menurutnya juga masih kerap ditemukan persoalan
Daftar Pemilih Tetap yang menuai protes masyarakat. Hal ini bisa memicu konflik
berkepanjangan dan selalu masuk ke pengadilan.
Berdasarkan data-data di atas maka dapat
disimpulkan bahwa kinerja KPU adalah buruk. KPU belum bisa
menyelenggarakan Pemilu yang berkualitas. Berkualitas dalam arti Pemilu yang
mampu meningkatkan angka partisipasi warga dan Pemilu yang minim terjadi kerusuhan,
Hal ini tidak sebanding dengan dana yang dikucurkan. Jumlah penduduk Indonesia
yang sangat banyak tentu membutuhkan dana yang besar untuk menyelenggarakan
Pemilu, namun dana yang besar tersebut seharusnya terwujud pula dalam
penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas.
Lantas apakah yang menyebabkan buruknya
kinerja KPU? Menurut Emerson Yuntho, anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption
Watch (ICW), terdapat lima persoalan.
Pertama, ketidaktegasan KPU dalam
menetapkan keputusan. Sebagai lembaga independen. KPU terlalu kompromi dengan
parpol peserta PEMILU. Contohnya, KPU memberikan kesempatan kepada parpol untuk
bisa memperbaiki berkas meski batas waktunya sudah terlewati. KPU juga dinilai
tidak tegas dalam menetapkan putusan sahnya menandai suara, di mana mekanisme
mencoblos tetap dianggap sah setelah sebelumnya telah menetapkan mencontreng
sebagai satu-satunya cara menandai surat suara.
Kedua, tidak maksimalnya proses
sosialisasi pemilu kepada publik. Berbeda dengan Pemilu 2004, KPU pada saat itu
terbantu dengan program sosiaisasi pemilu sejumalah lembaga swadaya masyarakat,
baik asing maupun lokal. Sejumlah pihak pada 2004 merasa berkepentingan untuk
membantu sosialisasi pemilu karena menganggap demokrasi di Indonesia masih
dalam tahap awal. Namun, dukungan tersebut tidak ada pada 2009. Sebab sejumlah
pihak menganggap Indonesia sudah berhasil melaksanakan demokrasi.
Ketiga, tidak fokus. Sorotan negatif kepada KPU semakin deras seiring dengan
pemberitaan media soal rencana KPU melakukan kunjungan supervise dan
sosialisasi pemilu ke 14 negara. Publik menganggap kunjungan ke luar negeri
tidak tepat karena KPU memiliki tanggung jawab menyelesaikan sejumlah tahap
pemilu di dalam negeri.
Keempat, komunikasi dan koordinasi
antarkomisioner tidak berjalan dengan baik. Misalnya, soal kunjungan ke luar
negeri itu ternyata tidak diputuskan melalui pleno, tetapi diputuskan satu
orang dan kemudian yang lain ikut menerimnaya. Jadi, koordinasi internal
menjadi seseuatu yang penting untuk menghindari komisioner berjalan
sendiri-sendiri.
Contoh lainnya, belum baiknya koordinasi
internal KPU. Ini dapat dilihat dari kemunculan
di publik yang terkadang statement pribadi masing-masing komisioner seolah-olah
menjadi wacana KPU. Segala pernyataan yang muncul di media seharusnya berdasar
kesepakatan bersama, bukan pendapat pribadi. Karena itu, KPU perlu memiliki
public speaking untuk menyampaikan apa yang disepakati dalam pertemuan internal
mereka.
Kelima, KPU belum maksimal dalam
menindaklanjuti pelanggaran administratif pemilu. KPU sampai saat ini belum
menindaklanjuti tujuh surat yang dilayangkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Hal ini disebabkan KPU belum memiliki mekanisme untuk menindakalnjuti
pelanggaran. Jika tidak segera diselesaikan, kondisi tersebut akan menimbulkan
masalah dan menjadikan hasil pemiu menjadi tidak kredibel.
Itulah faktor-faktor yang menyebabkan buruknya kinerja KPU.
SOCIAL NORM
Norma sosial adalah perilaku dan isyarat dalam masyarakat atau kelompok. Istilah ini telah didefinisikan sebagai "aturan-aturan yang digunakan untuk kelompok dan tidak sesuai nilai-nilai yang sesuai, keyakinan, sikap dan perilaku.. Aturan-aturan ini bisa eksplisit atau implisit Kegagalan untuk mengikuti aturan dapat mengakibatkan hukuman yang berat, termasuk pengecualian dari grup ". Mereka juga telah digambarkan sebagai "aturan adat perilaku yang mengkoordinasikan interaksi kita dengan orang lain".
Norma-norma sosial yang menunjukkan cara mendirikan dan menyetujui melakukan sesuatu, berpakaian, berbicara dan penampilan. Ini bervariasi dan berkembang tidak hanya melalui waktu tetapi juga bervariasi dari satu kelompok usia yang lain dan antara kelas sosial dan kelompok sosial . Apa yang dianggap pidato diterima, berpakaian atau perilaku dalam satu kelompok sosial tidak dapat diterima di negara lain. Menghormati norma-norma sosial yang memelihara penerimaan seseorang dan popularitas dalam suatu kelompok tertentu; mengabaikan norma-norma sosial yang satu risiko menjadi tidak dapat diterima, tidak populer atau bahkan diusir dari grup. norma-norma sosial cenderung diam-diam ditetapkan dan dipelihara melalui bahasa tubuh dan komunikasi non verbal antara orang-orang dalam wacana normal sosial mereka.
Kita segera datang untuk mengetahui kapan dan di mana waktu yang tepat untuk mengatakan hal-hal tertentu, menggunakan kata-kata tertentu, untuk mendiskusikan topik-topik tertentu atau memakai pakaian tertentu, dan kapan tidak. Pengetahuan semacam itu tentang norma-norma budaya adalah penting bagi manajemen kesan, yang merupakan individu sebuah peraturan perilaku nonverbal mereka. Kita juga datang untuk mengetahui melalui pengalaman apa jenis orang yang kita dapat dan tidak dapat mendiskusikan topik-topik tertentu dengan atau memakai jenis pakaian tertentu di sekitar. Kebanyakan pengetahuan ini berasal experientially.
Norma-norma sosial yang menunjukkan cara mendirikan dan menyetujui melakukan sesuatu, berpakaian, berbicara dan penampilan. Ini bervariasi dan berkembang tidak hanya melalui waktu tetapi juga bervariasi dari satu kelompok usia yang lain dan antara kelas sosial dan kelompok sosial . Apa yang dianggap pidato diterima, berpakaian atau perilaku dalam satu kelompok sosial tidak dapat diterima di negara lain. Menghormati norma-norma sosial yang memelihara penerimaan seseorang dan popularitas dalam suatu kelompok tertentu; mengabaikan norma-norma sosial yang satu risiko menjadi tidak dapat diterima, tidak populer atau bahkan diusir dari grup. norma-norma sosial cenderung diam-diam ditetapkan dan dipelihara melalui bahasa tubuh dan komunikasi non verbal antara orang-orang dalam wacana normal sosial mereka.
Kita segera datang untuk mengetahui kapan dan di mana waktu yang tepat untuk mengatakan hal-hal tertentu, menggunakan kata-kata tertentu, untuk mendiskusikan topik-topik tertentu atau memakai pakaian tertentu, dan kapan tidak. Pengetahuan semacam itu tentang norma-norma budaya adalah penting bagi manajemen kesan, yang merupakan individu sebuah peraturan perilaku nonverbal mereka. Kita juga datang untuk mengetahui melalui pengalaman apa jenis orang yang kita dapat dan tidak dapat mendiskusikan topik-topik tertentu dengan atau memakai jenis pakaian tertentu di sekitar. Kebanyakan pengetahuan ini berasal experientially.
MENGAPA KITA JATUH CINTA?
“Jatuh cinta berjuta rasanya…”
Sepenggal lirik lagu lawas tersebut mengingatkan saya akan perasaan
jatuh cinta. Betapa pentingnya cinta dalam hidup kita dan bagaimana mungkin
kita hidup tanpa cinta. Cinta merupakan perasaan abstrak yang sangat sulit
didefinisikan dan setiap orang memiliki definisi sendiri tentang cinta. Cinta
adalah perasaan universal dan cinta lah yang membuat dunia ini berputar. Dia
dicipta oleh Sang Maha Cinta, Tuhan Yang Maha Esa. Pertanyaannya adalah,
mengapa kita jatuh cinta? Bagaimana kita bisa jatuh cinta pada orang lain? Apa
yang membuat kita merasakan cinta?
Menurut penelitian di Inggris, ketika kita jatuh cinta darah dibanjiri oleh zat-zat kimia yang memuat perasaan senang seperti dopamin dan serotonin dan kita merasa seolah di puncak dunia. Itulah sebabnya jatuh cinta membuat orang kecanduan, mabuk, dan senang. Manusia terpanggil untuk jatuh cinta karena mempunyai bekal cetak biru psikologis, yang mencatat seluruh pengalaman yang telah dilewati dan informasi yang tidak disadari. Seperti ketakutan, kegelisahaan, kemampuan mengatasi masalah, dan pertahanan.
Guru Besar Psikoterapi Hubungan, Dr Henry Dicks, seperti dikutip dari situs BBC menyebut hal itu sebagai unconscious fit atau kondisi yang tidak disadari. Dengan kemampuan ini, setiap orang mampu men-scan cetak biru orang lain. Hasil scanning itu kemudian bertemu dengan cetak biru miliknya. Rasa tertarik lalu jatuh cinta bisa disebabkan oleh hasil scan yang mampu melengkapi dirinya, karena kesamaan pengalaman hidup atau justru menemukan perbedaan. Kita akan jatuh cinta pada orang yang mampu melengkapi diri kita dan membuat kita merasa seimbang baik secara sosial maupun secara psikologis.
Dari berbagai literatur yang membahas cinta, dapat saya simpulkan bahwa cinta adalah sebuah proses. Proses jatuh cinta sesungguhnya adalah langkah awal untuk membangun jalinan kasih, keakraban dan komitmen. Alasan pertama kita jatuh cinta adalah karena kita melihat bayangan diri kita pada orang itu. Maksudnya, kita mendapati kesamaan dalam sikap, perilaku, hobi, minat, bakat, dan banyak faktor lain. ”Bayangan diri” kita ini juga berarti kita melihat sebuah kemiripan fisik orang itu dengan kita sendiri, atau orang tua kita.
Yang kedua adalah karena kita melihat adanya ”lawan” dari diri kita. Maksudnya, bila kita misalnya adalah orang yang pendiam dan tertutup, maka dia adalah orang yang ramai dan terbuka. Ini disebut daya tarik dari hal yang berlawanan. Saya mendapati bahwa hal yang ”mirip” dan hal yang ”berlawanan” merupakan faktor yang mendominasi alasan kita jatuh cinta dan kita seringkali tidak menyadarinya.
Dari sini akan muncul pertanyaan selanjutnya, apakah jatuh cinta adalah hal yang spontan? Ya. Sangat sulit bagi diri kita untuk menyadari kapan tepatnya kita mulai jatuh cinta. Apakah kita bisa memilih orang yang akan kita cintai? Tidak. Proses ini berjalan alamiah dan saya pun tak dapat memahami mengapa saya jatuh cinta pada orang ini dan bukan pada orang lain. Jadi, terimalah cinta sebagaimana adanya dan cintailah orang lain apa adanya.
Kejatuhan Uni Soviet dan Runtuhnya Tembok Berlin
Jatuhnya Tembok Berlin tepat 20 tahun lalu memicu
berakhirnya komunisme di Eropa Timur. Tembok tersebut juga merupakan garis
pembatas yang memisahkan sekian banyak keluarga, dan membuat perjalanan dari
Timur ke Barat nyaris tidak mungkin lagi. Berkat mulai mencairnya hubungan
Washington dan Kremlin, pada musim panas 1989 Tirai Besi mulai menguak ...
Tanggal 9 November mendatang, Berlin akan memperingati
runtuhnya Tembok Pemisah tersebut. Pada tanggal 7 Oktober 1989, Michail
Gorbatsjov, pemimpin Uni Sovyet yang dikenal pro pembaruan, berada di Berlin,
menghadiri perayaan 40 tahun berdirinya Republik Demokrasi Jerman. Di luar
gedung tempat upacara peringatan berlangsung, polisi menindak keras sekelompok
pengunjuk rasa.
Di dalam gedung, Michail Gorbatsjov memperingatkan
pemimpin Jerman Timur, Erich Honecker, bahwa komunisme, tampaknya segera akan
menjadi sejarah. Namun, keyakinan Erich Honecker pada komunisme tak
tergoyahkan.
Pada tanggal 18 Oktober, ia disingkirkan oleh partainya
sendiri. Penggantinya adalah Egon Krenz, yang menjanjikan pembaruan, tapi,
ternyata tidak mampu menguasai gejolak ketidak-puasan masyarakat.
9 November kota Berlin memperingati jatuhnya Tembok.
Bagi otoritas Jerman Timur jelas sudah keadaan tidak dapat dipertahankan. 9 November fungsionaris partai, yaitu Günter Schabowski mengumumkan warga Jerman Timur akan mendapat peraturan baru untuk keluar dari negerinya 'Segera', katanya menjawab pertanyaan kapan pertauran baru itu akan berlaku. Televisi menayangkan langsung ucapan ini di Jerman Timur. Penduduk Jerman Timur secara massal langusng bertolak ke pos-pos perbatasan di Tembok Berlin. Penjaga perbatasan tidak berupaya menghadang massa. Setelah hampir 30 tahun runtuhlah Tembok Berlin.
Tembok Berlin tidak hanya berbentuk tembok secara fisik namun juga sebagi simbol pemisah antara ideologi kapitalisme Barat yang didengungkan AS dan ideologi komunisme yang dipimpin Uni Soviet. Tembok ini pertama kali dibangun pada akhir 1960-an dan selesai pasa tahun 1969. Sejak saat itu, perbatasan dijaga ketat. Tidak ada orang Jerman Timur yang boleh ke Barat. Sebaliknya, orang Jerman Barat harus mengantongi izin khusus dan dilarang menginap di Berlin Timur. Keadaan ini berlangsung selama hampir 30 tahun. Keluarga-keluarga dari Berlin Timur yang tak kuat dengan perlakuan pemerintah, banyak yang kabur ke Barat, karena Jerman Barat lebih menjanjikan kemajuan dan demokrasi.
England, My Second Homeland
Aku tahu judul diatas mungkin terlalu berlebihan alias lebay. Aku asli Indonesia, tidak ada campuran darah Inggris atau darah penjajah manapun. Namun harus kuakui, sejak kecil aku begitu terobsesi dengan negara ini dan punya rasa ingin tahu yang tinggi akan Negeri Ratu Elizabeth ini. Negara yang punya banyak sebutan dan kadang-kadang membingungkan orang.
Orang Indonesia menyebutnya Inggris tak peduli apakah kita sedang membahas England, Great Britain atau United Kingdom. Kita tetap keukeuh menyebutnya Inggris saja. Padahal tentu ada perbedaan diantara ketiga sebutan dalam bahasa Inggris tersebut. England merujuk pada tanah Inggris saja, yaitu daratan yang terletak di Pulau Britania, berbatasan dengan Skotlandia di utara, Wales dan Irlandia di Barat, di Tenggara berbatasan dengan Selat Channel yang memisahkan Inggris dan Perancis. England inilah negeri yang menjajah daerah lainnya di sekitar daerah Britania. Tim sepakbolanya berlogo 3 singa (The Three Lions) dan berlambang St.George Cross. Jadi, kalau kita mendukung timnas Inggris dalam Piala Dunia, negara yang kita dukung disebut England.
Lain lagi dengan Great Britain yang diterjemahkan sebagai Britania Raya dalam bahasa Indonesianya. Great Britain merujuk pada kesatuan wilayah Britania dibawah Kerajaan Inggris, yaitu daerah Inggris sendiri, Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara. Pada olimpiade, yang kita sebut tim Inggris sebenarnya mewakili Great Britain dengan bendera The Union Jack. Lalu United Kingdom juga merupakan nama lain dari Inggris Raya atau Britania Raya. Namun penggunaan nama United Kingdom lebih menunjukkan nama yang formal/resmi dan digunakan pada forum kenegaraan seperti Sidang PBB misalnya.
Nah, apakah para pembaca sekalian telah paham penggunaan dan perbedaan antara England, Great Britain dan United Kingdom? Jika sudah, mari kembali ke awal, pada judulku diatas. Aku memakai judul itu, karena aku sudah sangat jatuh cinta pada Inggris, tetapi Inggris sebagai England, tanah Inggris saja. Aku selalu bermimpi pergi ke inggris, menikmati udara, cuaca dan iklim yang berbeda. Menikmati pemandangan yang berbeda dan terlebih memuaskan rasa cintaku pada Inggris. Aku merasa Inggris sudah seperti tanah airku yang kedua (my second homeland). Aku bukan antinasionalis. Aku bahkan sangat nasionalis dan mencintai negaraku, Indonesia yang tercinta ini. Tetapi Inggris telah menarik hatiku.
Sejak kecil, aku bermimpi dan terobsesi sampai gila setengah mati agar bisa ke Inggris. Bahkan kurasa tidak ada negara lain sehebat Inggris (lebay). Walaupun sekarang Inggris tidak sekuat abad 18-20 lalu karena telah digantikan dominasi AS. Tetapi aku tetap bangga dan kagum pada Inggris. Lagipula negara mana yang telah menjajah Amerika dan membuat Amerika Serikat seperti sekarang? Inggris, tentu saja. Bukankah nenek moyang bangsa Amerika Serikat adalah rakyat Inggris? Jadi Inggris tetap punya andil terhadap dominasi si adidaya, Amerika Serikat. Aku bahkan bercita-cita melanjutkan kuliah S2 di Inggris nantinya.
Berikut adalah daftar the most favorite things from England versiku:
• Trafalgar Square, alun-alun favoritku
• Chelsea Football Club, klub sepakbola favoritku
• Buckingham Palace, istana favoritku
• Oxford and Cambridge University, 2 universitas terbaik di Inggris dan dunia (versiku)
• London, kota di negara asing favoritku
• Big Ben, menara jam kota favoritku
• Thames River, sungai favoritku
• Royal British Kingdom, kerajaan favoritku
• English, bahasa asing favoritku
All in all, England’s my favourite foreign country and still my 2nd homeland!!
Orang Indonesia menyebutnya Inggris tak peduli apakah kita sedang membahas England, Great Britain atau United Kingdom. Kita tetap keukeuh menyebutnya Inggris saja. Padahal tentu ada perbedaan diantara ketiga sebutan dalam bahasa Inggris tersebut. England merujuk pada tanah Inggris saja, yaitu daratan yang terletak di Pulau Britania, berbatasan dengan Skotlandia di utara, Wales dan Irlandia di Barat, di Tenggara berbatasan dengan Selat Channel yang memisahkan Inggris dan Perancis. England inilah negeri yang menjajah daerah lainnya di sekitar daerah Britania. Tim sepakbolanya berlogo 3 singa (The Three Lions) dan berlambang St.George Cross. Jadi, kalau kita mendukung timnas Inggris dalam Piala Dunia, negara yang kita dukung disebut England.
Lain lagi dengan Great Britain yang diterjemahkan sebagai Britania Raya dalam bahasa Indonesianya. Great Britain merujuk pada kesatuan wilayah Britania dibawah Kerajaan Inggris, yaitu daerah Inggris sendiri, Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara. Pada olimpiade, yang kita sebut tim Inggris sebenarnya mewakili Great Britain dengan bendera The Union Jack. Lalu United Kingdom juga merupakan nama lain dari Inggris Raya atau Britania Raya. Namun penggunaan nama United Kingdom lebih menunjukkan nama yang formal/resmi dan digunakan pada forum kenegaraan seperti Sidang PBB misalnya.
Nah, apakah para pembaca sekalian telah paham penggunaan dan perbedaan antara England, Great Britain dan United Kingdom? Jika sudah, mari kembali ke awal, pada judulku diatas. Aku memakai judul itu, karena aku sudah sangat jatuh cinta pada Inggris, tetapi Inggris sebagai England, tanah Inggris saja. Aku selalu bermimpi pergi ke inggris, menikmati udara, cuaca dan iklim yang berbeda. Menikmati pemandangan yang berbeda dan terlebih memuaskan rasa cintaku pada Inggris. Aku merasa Inggris sudah seperti tanah airku yang kedua (my second homeland). Aku bukan antinasionalis. Aku bahkan sangat nasionalis dan mencintai negaraku, Indonesia yang tercinta ini. Tetapi Inggris telah menarik hatiku.
Sejak kecil, aku bermimpi dan terobsesi sampai gila setengah mati agar bisa ke Inggris. Bahkan kurasa tidak ada negara lain sehebat Inggris (lebay). Walaupun sekarang Inggris tidak sekuat abad 18-20 lalu karena telah digantikan dominasi AS. Tetapi aku tetap bangga dan kagum pada Inggris. Lagipula negara mana yang telah menjajah Amerika dan membuat Amerika Serikat seperti sekarang? Inggris, tentu saja. Bukankah nenek moyang bangsa Amerika Serikat adalah rakyat Inggris? Jadi Inggris tetap punya andil terhadap dominasi si adidaya, Amerika Serikat. Aku bahkan bercita-cita melanjutkan kuliah S2 di Inggris nantinya.
Berikut adalah daftar the most favorite things from England versiku:
• Trafalgar Square, alun-alun favoritku
• Chelsea Football Club, klub sepakbola favoritku
• Buckingham Palace, istana favoritku
• Oxford and Cambridge University, 2 universitas terbaik di Inggris dan dunia (versiku)
• London, kota di negara asing favoritku
• Big Ben, menara jam kota favoritku
• Thames River, sungai favoritku
• Royal British Kingdom, kerajaan favoritku
• English, bahasa asing favoritku
All in all, England’s my favourite foreign country and still my 2nd homeland!!
Semarang dan Palembang, Dua Kota Yang Selalu Ingin Kukunjungi
Entah
mengapa sejak kecil, aku selalu ingin berkunjung ke dua kota yang punya sejarah
panjang dengan etnis Cina tersebut. Mungkin salah satunya, karena masih ada
darah Cina dalam tubuhku. Ya, memang kakek dari pihak mama (ayahnya mamaku) adalah
keturunan Tionghoa. Sepupu jauhku pun masih sangat Chinese, sedangkan
aku ini berdarah campuran, Jawa-Bugis-Cina. Meskipun begitu, aku tetap tak
mengerti mengapa aku sangat ingin berkunjung kesana. Kedua kota itu telah
menarik minatku walau aku belum sekalipun kesana.
Semarang
Siapa
yang tak pernah mendengar kota Semarang? Kota yang terkenal akan lumpianya dan
menjadi ibukota provinsi Jawa Tengah. Orang Jateng pasti sangat bangga dengan
kota satu ini. Disinilah denyut nadi perekonomian Jawa Tengah, percampuran
berbagai etnis dan tentu saja pelabuhan Tanjung Mas berada. Aku begitu
terobsesi ke Semarang dan selalu excited setiap kali mendengar kata “Semarang”.
Padahal kata keluargaku yang pernah ke Semarang, kota itu panas dan sering
banjir. Ya tapi tentu saja itu tak menyurutkan semangatku kesana.
Tahun lalu,
aku sempat melewati kota ini kala malam hari. Saat itu, kami dalam perjalanan
pulang Studi Excursie “Road to Java” dari Jakarta dan Bandung. Pemandangan
Semarang saat malam hari begitu indah dan mempesona. Seakan sejuta
kunang-kunang menghambur menyinari atap-atap kota. Malam itu begitu hangat di
Semarang. Walau bus yang kutumpangi terus melaju, namun ingatanku tentang kota
itu tak pernah melaju, bahkan terus melekat dalam memori.
Jika nanti
aku benar-benar ke Semarang sudah ada beberapa tempat wisata yang ingin
kukunjungi. Rencananya, aku ingin ke Simpang Lima, melihat Tugu Muda yang
kesohor itu. Lalu ke Kota Tua Semarang, mengunjungi Gereja Blenduk, tak lupa
pula ingin sekali aku ke Klenteng Sam Po Kong. Di kota ini aku ingin
bernostalgia dengan sejarah, merasakan perubahan waktu, dan perpaduan budaya. Aku
ingin masuk ke dalam komunitas warga Semarang, terutama etnis Tionghoa dan
melihat interaksi mereka dengan etnis lainnya, terutama etnis Jawa. Memang,
sejarah dan geografi dari dulu telah menarik minatku. Lalu studi tentang
antropologi dan keberagaman etnis juga mengusik rasa keingintahuanku. Ah,
betapa indahnya Semarang dalam khayalanku. Akan lebih indah lagi bila nanti aku
mengunjunginya. Aku akan berusaha kesana. Semoga dalam waktu dekat ini.
Palembang
Palembang
identik dengan Sungai Musi dan pempeknya. Ya, memang kedua hal itu yang menarik
perhatianku ke ibukota provinsi Sumatera Selatan ini. Aku sangat menggemari
pempek, krupuk kemplang dan semua hidangan khas Palembang lainnya yang berbahan
dasar ikan. Tidak jelas apakah aku mencintai Palembang karena pempek atau aku
mencintai pempek karena Palembang. Yang jelas, aku ingin merasakan pempek
Palembang langsung dari asalnya.
Destinasi
yang wajib kukunjungi sudah pasti Jembatan Ampera, lalu menyusuri Sungai Musi
naik perahu. Setelah itu, mungkin aku ingin berkeliling kota mencari pempek,
tekwan, model, dan krupuk kemplang untuk memuaskan nafsu makan. Jujur, sejak
dulu aku terobsesi pergi ke Tanah Sumatera. Entah itu Sumatera Barat, Utara,
atau Selatan. Yang pasti pulau Sumatera terlihat begitu eksotis, begitu berbeda
dengan Pulau Jawa. Sayangnya aku belum pernah ke Sumatera, walaupun hanya
sekedar mampir.
Salah satu
alasan aku ingin ke Sumatera adalah warisan budaya leluhur yang telah mendarah
daging pada diri setiap orang Sumatera. Aku tak bermaksud mengeneralisasi, tapi
kebanyakan orang Sumatera pandai sekali bersastra. Hal ini sudah kubuktikan
saat aku mengenyam pendidikan SMA dan mengambil jurusan bahasa. Sebagai anak
bahasa, sudah pasti kami banyak bergelut dengan dunia sastra dan berusaha mengupas
sastra Indonesia. Saat itu, aku menyadari sebagian besar sastrawan terkenal Indonesia
berasal dari Sumatera. Mulai dari zaman Marah Roesli yang mengarang Siti
Nurbaya, lalu Merari Siregar, Hamka, Sutan Takdir Alisyahbana, Amir Hamzah,
hingga Chairil Anwar yang lahir di Medan. Angkatan sastrawan modern pun tak
lepas dari bumi Sumatera seperti pengarang Laskar Pelangi, Andrea Hirata yang berasal
dari Belitung.
Masyarakat
Sumatera memang pandai bersastra, budaya bercerita ini sudah diwariskan
turun-temurun sejak zaman Kerajaan Samudera Pasai. Ada peribahasa Melayu,”Kalau
kaupinjamkan uang pada orang Melayu, akan putus perkara. Tapi kalau kaupinjamkan
dia kata, maka akan berpanjang cerita.” Agaknya peribahasa ini telah melekat
sebagai jati diri orang Sumatera, selain image suka merantau tentunya.
Namun tentunya
bukan karena sastra saja aku tertarik ke Palembang. Kalau aku hanya ingin ke
Sumatera untuk memperdalam sastra, tentunya banyak kota lain yang bisa
kukunjungi, seperti Padang, Medan, dan Banda Aceh yang punya tradisi sastra
Melayu Klasik lebih baik dibanding Palembang. Tetapi Palembang itu lain. Bagiku,
Palembang sama dengan Semarang, punya unsur magis yang menarikku untuk
mengunjunginya. Mungkin karena di Palembang, etnis Tionghoa juga banyak dan
berbaur dengan warga lokal. Bahkan konon leluhur orang Palembang berasal dari
Cina.
Seperti yang telah kusebutkan tadi, aku
begitu tertarik dengan antropologi, budaya, sejarah, dan geografi. Semarang dan
Palembang memenuhi ketiga minatku tadi. Apalagi sebagai ibukota provinsi, kedua
kota ini telah menjadi figur sentral dalam perekonomian, politik, dan sektor-sektor
lainnya di provinsi masing-masing. Semarang dan Palembang, aku akan kesana. Menjemput
asaku yang tertinggal, memenuhi mimpiku yang terpendam…
05-07-2011
Senin, 04 Juli 2011
Pekan Lalu Suhu Bumi 48 Derajat Celsius
Suhu tertinggi Bumi
pekan lalu terjadi di Mekkah. Sebagai gambaran, suhu rata-rata bulan Mei
mencapai 34,4 derajat Celsius. Adapun bulan Juni di kisaran 36,2
derajat. (saharamet.com)
Adapun di kawasan terdingin, suhu juga mencapai 118,4 derajat Fahrenheit di bawah nol, atau sekitar minus 76,1 derajat Celsius.
Sebagai informasi, UNWMO, yang membuat standarisasi untuk pemantauan cuaca dan menyediakan jaringan telekomunikasi global untuk distribusi data, mengumpulkan data lebih dari 10 ribu stasiun pengamat cuaca di seluruh dunia.
Dikutip dari Earth Week, 4 Juli 2011, temperatur tertinggi terjadi di Mekkah, Arab Saudi. Adapun suhu terdingin yang tercatat, terjadi di kawasan stasiun penelitian Vostok Antarctic milik Russia di Kutub Selatan.
Meski suhu di kedua tempat tersebut tercatat cukup ekstrim, suhu terpanas dan terdingin tersebut belum memecahkan rekor temperatur tertinggi dan terendah sebelumnya.
Menurut data yang dirilis oleh World Meteorological Organization dan dirangkum oleh Arizona State University, suhu terpanas yang pernah terjadi di Bumi adalah pada 13 September 1922 di El Azizia, Libya. Ketika itu suhu di kawasan yang berada pada ketinggain 112 meter di atas permukaan laut itu tercatat mencapai 136 derajat fahrenheit atau 57,8 derajat celcius.
Suhu terdingin yang pernah melanda kawasan di Bumi sendiri terjadi pada 21 Juli 1983 di kawasan Vostok, Antartika. Suhu kawasan yang berada di ketinggian 3420 meter di atas permukaan laut itu sempat mencapai minus 128,5 derajat fahrenheit atau minus 89,2 derajat celcius.
Di Mekkah sendiri, menurut catatan National Climatic Data Center, pada bulan Juni lalu, suhu rata-ratanya mencapai sekitar 36,2 derajat Celsius. Adapun pada bulan Mei, suhu rata-rata Mekkah ada di kisaran 34,4 derajat Celsius.
Sumber: teknologi.vivanews.com
Bistip, Situs untuk Titip-Menitip Barang
Namun, jika orang-orang sekeliling Anda jarang bepergian ke luar kota atau luar negeri, Anda pasti akan pusing tujuh keliling. Memang, Anda bisa mendapatkan barang tersebut melalui kios online seperti Amazon.com atau eBay.com. Tapi, Anda kerapkali mengurungkan niat untuk membelinya lantaran biaya pengiriman barang yang mahal.
Melihat kebutuhan itu, dua orang Indonesia yang masing-masing telah menyelesaikan studi di Australia dan Amerika Serikat menggagas suatu ide untuk memfasilitasi orang-orang yang suka titip-menitip. Bagaimana? Dengan Bistip.com.
Apa itu Bistip.com? Bistip.com merupakan sebuah perusahaan startup yang mewadahi aktivitas titip-menitip antarpengguna melalui website. Dirilis sejak 11 Maret 2011, situs ini menggabungkan tradisi titip-menitip dan Internet, sehingga memanfaatkan mobilitas manusia dengan komunikasi instan jarak jauh.
Di dalam situs tersebut, Anda akan menemukan istilah-istilah seperti Bistiper, atau pihak yang bisa dititipi barang, dan Wanted Bistiper, atau pihak yang mencari orang untuk bisa dititipi barang. Sederhananya, Wanted Bistiper akan memakai jasa Bistiper untuk membeli suatu barang di daerah yang dikunjunginya.
Sebagai contoh, Anda adalah orang yang berdomisili di Jakarta, yang suatu hari menginginkan gudeg asli Jogja yang hanya bisa didapatkan di Jogjakarta. Anda bisa mencari Bistiper di Bistip.com yang juga berdomisi di Jakarta dan berencana pergi ke Jogjakarta dalam waktu dekat. Dengan begitu, dia bisa dititipkan untuk membeli gudeg tersebut. Tentu saja, Anda harus menyiapkan imbalan untuk Bistiper. Besarannya, tergantung hasil negosiasi Anda berdua.
Begitu pun sebaliknya. Selain menitip, Anda juga bisa dititipkan sesuatu oleh pengguna lain. Sebagai Bistiper, Anda juga bisa meminta imbalan pada Wanted Bistiper. Besarannya, tergantung hasil negosiasi kedua pihak.
"Sebenarnya ini berawal dari pengalaman salah satu penggagas ide kita yang doyan jalan-jalan. Selain sering dititipkan oleh orang-orang sekitarnya, dia juga sering nitip kalau ada kerabat yang berencana pergi ke suatu tempat," kata Panggi Libersa Jasri Akadol, yang bertindak sebagai Web Producer and Programmer Bistip.com pada VIVAnews, Jumat 8 April 2011.
"Sejak situ, dia lantas memikirkan untuk membuat fasilitas bagi orang-orang yang suka titip-menitip. Jadilah Bistip," jelas Panggi. Ide ini, katanya, murni berasal dari penggagas Bistip, dan diklaim sebagai fasilitas khusus titip-menitip yang pertama di dunia. Sampai saat ini, Bistip.com mencatat ada sekitar 200 pengguna yang terdaftar dan 30 persennya merupakan pengunjung aktif.
Lalu, apa saja yang biasa dititipkan orang melalui Bistip?
"Umumnya barang pribadi. Beberapa ada juga yang menitip makanan khas daerah yang dikunjungi. Selain itu, gadget-gadget dengan harga murah, seperti Apple iPad 2, dan lainnya," tutur Panggi.
Hingga saat ini, Bistip belum memungut biaya sepeserpun dari fasilitas titip-menitipinya. Rencananya, Bistip akan mengenakan biaya anggota (membership fee) atau mengambil komisi dari tiap transaksi yang menggunakan rekening bersama. "Tapi, dua opsi di atas masih wacana. Perlu dikaji lagi seiring perkembangan Bistip. Mungkin jika membernya sudah mencapai 5.000 baru akan diputuskan," ucap Panggi.
Kalaupun memakai opsi pertama, yakni mengenakan biaya anggota, Bistip belum berani menentukan besarannya. Sedangkan, jika menempuh opsi komisi, kemungkinan Bistip hanya akan mengambil komisi kurang lebih Rp10.000 untuk transaksi di bawah Rp1 juta. Di atas Rp1 juta, mungkin hanya sekitar Rp20.000 - Rp50.000.
Sumber: http://teknologi.vivanews.com/news/read/213608-bistip--situs-untuk-titip-menitip-barang
Sabtu, 02 Juli 2011
Detik yang Tak Bertepi
Subuh belum jua sempurna, gelapnya masih terasa begitu
pekat. Aku mendelik pada arah jarum jam yang masih saja berputar
mengintari angka- angka romawi kaku.
Sejenak aku pandangi kedua ujung jarum jam yang masih saja mondar mandir di atas dinding kamarku. Meski ujungnya terlihat begitu runcing dan tajam, namun mampu menahan diri untuk tidak melukai barisan angka-angka kaku romawi yang berada di tepian waktu. Ataukah...angka-angka romawi itu yang terlihat begitu tegar saat kedua ujung jarum jam mencabik tubuhnya. Entahlah....
Ada perasaan resah yang bergelanyut dalam batinku, mimpi itu belum jua sempurna menjemputku sementara detik terus saja berjalan tanpa kompromi, saling berkejaran melewati sang waktu.
"Kamu masih menunggunya, Ocin..?" suara lembut perempuan muda sebayaku membuyarkan lamunanku. "Mungkin..."jawabku tak bergairah. "Kalau mungkin itu artinya ada keraguan didalam diri kamu..." "Aku meragukannya tapi akupun terlilit sebuah harap yang masih saja membelengu hatiku.." "Pasrahkan saja semuanya sama ALLAH , Ocin..." tangan perempuan itu terasa lembut mengusap kepalaku. Hampir lima tahun lamanya aku jauh dari keluarga, pergi untuk mengadu nasib sebagai TKW di UEA. Suamiku hanyalah buruh tani biasa yang penghasilannya tak menentu. Sepuluh tahun sudah aku dan Kang Rasyid menjalani pernikahan ini meski kepahitan dan kepedihan selalu mengiringi rumah tanggaku, namun aku selalu mencoba untuk bertahan.
Keadaan ekonomi yang semakin sulit serta tingkah laku Kang Rasyid yang semakin kasar membuat aku memutuskan untuk merantau menjadi TKW. Sifat lelaki itu membuat aku semakin ingin menjauh darinya namun aku selalu saja tidak berdaya. Karena di antara aku dan Kang Rasyid ada dua anak balitaku yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari aku.
Meskipun, pada akhirnya aku pergi jua untuk mengadu nasib sebagai TKW, namun di dalam hati kecilku sungguh terasa berat untuk meninggalkan kedua buah hatiku yang masih kecil- kecil. Kang Rasyid mendukung sepenuhnya kepergianku, tak sedikitpun ada perasaan gundah di wajahnya ketika mengantarkan aku ke tempat penampungan calon TKW. "Jangan lupa kirim uang ke kampung kalau kamu sudah terima gaji.." pesan kang Rasyid padaku dan kalimat itu sungguh membuat aku muak dan semakin membencinya. "Ya, kang.."jawabku nyaris tak terdengar. Sungguh suami biadab...yang ada di otaknya hanyalah uang dan uang saja, sedikitpun tak pernah memikirkan tentang keselamatanku, sebagaimana banyak cerita yang aku dengar tentang para TKW yang bernasib buruk yang berujung pada nyawa sebagai taruhannya. "Kamu masih belum tidur, Ocin..?" "Belum bisa, yoh...pikiranku masih saja ke kampung halamanku.." "Ambil wudhu sana..! lalu tahajud, Cin...biar hatimu tenang..." ************************************
Subuh belum jua sempurna, gelapnya masih terasa begitu pekat. Aku mendelik pada arah jarum jam yang masih saja berputar mengintari angka- angka romawi kaku.
"Cin, suamimu ditangkap polisi.." begitu pesan singkat yang aku terima seminggu yang lalu dari HPku yang butut.
Aku tersentak, ketika Hanim memberitahuku tentang kelakuan kang Rasyid yang selalu main perempuan dan berjudi di pasar malam. "Semua uang yang kamu kirim selalu habis di meja judi dan dipakai untuk membayar pelacur murahan.." begitu tulis Hanim di pesan singkatnya ketika aku menanyakan kabar suamiku. Aku hanya mampu menangis pilu, meski rasa benci itu belum jua hilang dari dalam diriku, namun jauh di lubuk hatiku yang paling dalam aku masih menyimpan secuil harapan pada kang Rasyid untuk bisa mergubah sifat dan wataknya saat jauh dariku, karena kedua anakku masih membutuhkan kasih sayang seorang bapaknya. Namun impian itu kini terbakar dan musnah seketika.... "Kang Rasyid ditangkap polisi", kata- kata itu masih terngiang di gendang telingaku....Kang Rasyid berjudi dan bermain perempuan, deretan kalimat itu terus saja menghantui pikiranku sepanjang hari.
Menurut berita yang aku dengar dari kampung halamanku, Kang Rasyid ditangkap polisi dalam keadaan mabuk berat di sebuah rumah bordil tempat biasa dia melampiaskan nafsu bejatnya.
"Cin, Kang Rasyid rebutan cewe di rumah bordir...rupanya Kang Rasyid ga terima cewe langganannya dipakai orang lain hingga dia emosi dan lepas kontrol...." kata Mang Wandi suatu hari ketika aku menilponnya.
Aku lelah memikirkanmu, Kang Rasyid....kataku pelan seraya kupandangi foto suamiku yang tengah berdiri di antara kedua anakku. Detik itu masih saja berputar, mengitari waktu tiada hentinya serupa rasa sakit yang menggerogoti batinku tiada habisnya. Datang silih berganti kemudian menghempaskan aku kedalam penderitaan yang lebih dalam. Dan sepertinya detik tak akan pernah bertepi.
Karya: Dewi Solihat Saputera
Lahir dan besar di Bandung, seorang ibu rumah tangga biasa yang hobi menulis sejak masih dibangku SMP. Sekarang berdomisili di Vancouver - Kanada.
Pendidikan Lingkungan, Perlukah?
Cobalah berhenti sejenak dari rutinitas Anda, dan tarik nafas panjang. Bagaimana
bau udara yang Anda hirup? Terasa segar? Terasa wangi? Atau menyesakkan dada?
Udara yang kita hirup menjadi indicator sederhana tentang keadaan lingkungan
kita. Jika kita sedang berada di kebun rumah yang asri, maka kita akan
merasakan udara segar. Jika kita terjebak di tengah kemacetan kota pada siang
hari, maka kita akan menemui udara yang sesak, panas, dan sama sekali tidak
nyaman.
Regents Park, Inggris
Regents Park, Inggris
Ya,
udara sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup. Udara adalah salah
satu indicator lingkungan yang nyata, seberapa bersih dan nyaman lingkungan
kita. Sayangnya di Indonesia masyarakat masih kurang memperhatikan lingkungan. Coba
pikir, berapa banyak diantara kita yang masih sering buang sampah sembarangan?
Padahal kita semua tahu bahwa buang sampah sembarangan akan menimbulkan masalah lingkungan baru di kemudian
hari, seperti banjir serta bau yang tidak sedap. Oleh karena itu, saya ingin mengajak Anda sekalian sedikit merenung
mengenai pendidikan lingkungan.
Pendidikan lingkungan ini
bukan hal baru di luar negeri terutama di Eropa. Masyarakat Eropa sudah paham
dan sadar betul akan pentingnya menjada kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sebagai contoh, anak muda di Jerman biasanya menghabiskan waktu luang untuk
melakukan kegiatan sosial dan salah satu kegiatan yang cukup digemari disana
adalah kegiatan lingkungan,seperti kerja bakti. Tidak hanya itu, di Eropa
tersedia banyak taman asri nan hijau yang dibangun oleh pemerintah kota dan
bisa dinikmati secara gratis. Masyarakat disana biasa menghabiskan waktu luang
mereka di taman kota yang penuh pepohonan untuk piknik atau berolahraga. Bandingkan
dengan disini, di Malang, hampir tidak ada taman kota. Kalaupun ada tidak penuh
dengan pepohonan tetapi hanya bunga-bungaan. Alun-alun Kota Malang memang ramai
dikunjungi setiap harinya, tetapi yang memanfaatkan kebanyakan adalah muda-mudi
yang sedang berpacaran.
Perlunya pendidikan
lingkungan
Untuk itu, saya menganggap perlu
adanya pendidikan lingkungan yang terintegrasi sejak pendidikan usia dini. Pendidikan
ini tidak masuk dalam pelajaran utama, tetapi masuk dalam muatan lokal. Sejak kecil,
anak-anak telah diajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mulai
dari diri mereka sendiri. Tanamkan kecintaan pada alam dan pentingnya membuang
sampah pada tempatnya. Lalu ketika mereka cukup dewasa, ajarkan cara membuat
kompos, perlunya menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan dan cara mengurangi
efek global warming.
Saya sendiri sebenarnya belum
melakukan apa-apa yang bisa dianggap berharga bagi bumi ini. Saya hanya
mengingatkan pada diri saya sendiri untuk selalu membuang sampah pada
tempatnya, menggunakan bahan-bahan daur ulang dan ramah lingkungan, dan menghemat
energi. Namun, saya percaya jika setiap orang telah sadar akan lingkungan dan
mulai berkontribusi, maka lingkungan akan tetap lestari dan bumi kita akan
selamat. Saya sungguh berharap bahwa pemerintah akan serius memperhatikan
masalah lingkungan, termasuk dengan memasukkan pendidikan lingkungan ke dalam
kurikulum sistem pendidikan di Indonesia. Semoga masih ada waktu untuk menyelamatkan
lingkungan kita…..
University of Birmingham
The University
of Birmingham
It is situated
in the heart of England, the University of Birmingham was founded over 100
years ago and has a long tradition of discovery, invention and design across
all the major disciplines. Whatever your chosen subject, you can be sure that
you will benefit tremendously from the experience of studying at Birmingham.
Not only will you secure a well-respected degree which is recognised throughout
the world, but you will also benefit from the friendly, multicultural community
that exists on our beautiful campus.
Key Facts
·
There are 27,189 students studying at
the University
·
Over 4,000 international students from 150
different countries.
·
Consistently high score in government
Quality Assurance Assessments, averaging 22 points out of a maximum of 24
·
Our graduates of 96% are either
employed, engaged in further study or travelling within six months of leaving
the University
·
Highest number of departments in the
region to be awarded top research quality ratings in the national Research
Assessment Exercise. The University’s subject areas of 32 received the highest
ratings of either 5, 5* or 6
·
Four Nobel Prize winners
·
150,000 alumni around the world
·
Attractive, safe and convenient
location occupying 243 acres of beautiful green leafy campus
·
Munrow Sports Centre offering an Active
Lifestyles. Programme with 150 different classes per week and 43 different
sports clubs
·
Barber Institute of Fine Arts on campus
declared Art Gallery of the Year by the Good Britain Guide 2004
·
Dedicated International Student
Advisory Service
Complimentary Induction programme on arrival including airport collection, University registration, police registration, applying for a bank account and many social activities.
University medical and dental practise and optometrist.
Complimentary Induction programme on arrival including airport collection, University registration, police registration, applying for a bank account and many social activities.
University medical and dental practise and optometrist.
·
Guild of Students with a full programme
of entertainment including club nights, live band nights and over 200 societies
organising various social activities and celebrating important festivals
throughout the year
·
Library and resource centres across
campus providing access to over 2.6 million books, 3 million archives and
manuscripts. Many collections have world-wide recognition.
Courses
We offer
Foundation courses in Chemistry, Engineering, Social Science, Arts &
Humanities and Physics along with 512 Undergraduate programmes, 324 Taught
Masters programmes and an extensive variety of Postgraduate Research programmes
in the following schools of study:
Arts,
Languages, Literature & History
Education
Business
Law
Social Sciences, Government, Politics
Engineering
Science
Medicine, Dentistry, Health Sciences
Education
Business
Law
Social Sciences, Government, Politics
Engineering
Science
Medicine, Dentistry, Health Sciences
Academic
strengths
The University
of Birmingham offers undergraduate and postgraduate programmes in science,
engineering, health sciences, business, and humanities. Our standards of
research and teaching are consistently high. In the UK Government’s 2001
Research Assessment Exercise, 32 of our subject areas received the highest
ratings of 5, 5* or 6. The Government’s Quality Assurance Agency regularly
examines all university teaching and awards a number of points up to a maximum
of 24 points. Our departments’ results average more than 22.
Birmingham is
also a founder member of Universities 21, a group of leading international
research universities. Internationally excellent research undertaken here
influences the modern world and enriches the quality of our teaching, bringing
knowledge from the frontiers of discovery directly to the lecture theatre.
Facilities
We have some of
the finest sports facilities of any university in the UK. These include a
swimming pool, sports halls, an athletics track, gymnasium and squash courts,
as well as state-of-the-art hockey pitches. Further afield, our outdoor
pursuits centre in the Lake District provides opportunities for water sports
and other outdoor activities.
Library
facilities are excellent; our main library houses more than two million books
and three million other items such as manuscripts, archives and periodicals. In
addition, there are 12 specific subject libraries on campus.
Computing
facilities are available in the main library, in departments and in campus accommodation.
All students have free access to email and to the internet, and there is a
24-hour Computer Centre for late-night study sessions.
The
University’s Barber Institute of Fine Arts is classed as one of the best small
art galleries in Europe and houses an important collection of paintings,
sculpture, furniture and objets d’art. The Institute is open to the public and
has a concert hall with lunchtime and evening concerts.
Student life
The Guild of
Students is one of the leading student unions in the country with over 200
clubs and societies. It is the centre of social life on the campus, offering a
full programme of entertainment and helping students to relax and enjoy
themselves after a day of study. It is important to meet new people and develop
new interests during your time at university and the Guild provides excellent
opportunities for both. You can find part-time work through the Job Zone,
receive free skills-based training or get involved in helping the local
community by volunteering with one of the local support agencies.
The
University’s Student Support and Counselling Service offers help and advice to
our students. It is staffed by a team of professionally-trained counsellors who
help students deal with any difficulties they may be experiencing – be they
educational or emotional. The International Students Advisory Service also
provides trained and dedicated advisers for international students who have
queries relating to immigration, working in the UK, healthcare, finance,
personal and academic support.
Both services
are free of charge and all matters are handled in the strictest confidence.
Student mentors are available in our halls of residence, who are usually
second- or third-year students. They are on hand at the start of the year to help
you settle in and, in most residences, are available 24 hours a day.
Birmingham
itself is a major European city with first-class cultural, social and sporting
facilities. It is a thriving city that embraces the broad ethnic mix of the
region.
Langganan:
Komentar (Atom)
Sabtu, 23 Juli 2011
Ke UI, Mengorbankan (hampir) Segalanya
Saya menulis postingan ini dalam keadaan kacau balau, semrawut, bingung, frustrasi, dll. Saya akan berangkat ke UI siang nanti (23/7) tapi masalahnya file paper saya masih dalam proses pengiriman. Padahal deadline paper itu tanggal 22 Juli 23:59. Saya hanya bisa berdoa dan berharap semoga panitia MIPA Untuk Negeri mau berbaik hati pada saya dan kelompok saya agar masih memberikan kesempatan pada kami. Amien..
Saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan Tuhan akan memberikan jalan terbaik. Saya memang ke UI tidak dalam rangka studi banding atau jalan-jalan tetapi mengikuti lomba karya ilmiah "MIPA Untuk Negeri" yang diselenggarakan FMIPA UI. Saya berangkat dengan delegasi Universitas Brawijaya dari berbagai jurusan dan fakultas. Tim saya terdiri atas 3 orang, yaitu saya sendiri, Mas Indra, dan Alak. Tim saya juga tim satu-satunya dari Jurusan Hubungan Internasional FISIP. Namun, bedanya kami dengan tim dari UB yang lain adalah mereka dibiayai fakultas sedangkan kita biaya sendiri atau bondho dewe kata orang Jawa. Sakit memang dicampakkan begitu saja oleh fakultas sendiri dan dipolitisir oleh kalangan birokrat fakultas. Tapi kita memang harus berusaha. Belajar, berjuang, dan berdoa.. Semangat!!
Saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan Tuhan akan memberikan jalan terbaik. Saya memang ke UI tidak dalam rangka studi banding atau jalan-jalan tetapi mengikuti lomba karya ilmiah "MIPA Untuk Negeri" yang diselenggarakan FMIPA UI. Saya berangkat dengan delegasi Universitas Brawijaya dari berbagai jurusan dan fakultas. Tim saya terdiri atas 3 orang, yaitu saya sendiri, Mas Indra, dan Alak. Tim saya juga tim satu-satunya dari Jurusan Hubungan Internasional FISIP. Namun, bedanya kami dengan tim dari UB yang lain adalah mereka dibiayai fakultas sedangkan kita biaya sendiri atau bondho dewe kata orang Jawa. Sakit memang dicampakkan begitu saja oleh fakultas sendiri dan dipolitisir oleh kalangan birokrat fakultas. Tapi kita memang harus berusaha. Belajar, berjuang, dan berdoa.. Semangat!!
Selasa, 05 Juli 2011
Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim Tiga Serangkai Pendiri YouTube
Mesin penghasil sensasi atau mesin yang membuat mimpi jadi nyata? Apapun pendapat Anda, YouTube adalah contoh sebuah produk ‘web 2.0′ yang sukses. Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim adalah tiga serangkai di balik YouTube.
Pengguna Internet saat ini nyaris tak ada yang tidak kenal YouTube. Website berbagi video itu sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman online, bahkan di negara “fakir bandwidth” seperti Indonesia ini.
Hurley, Chen, dan Karim punya satu kesamaan: ketiganya sama-sama bekerja di PayPal (www.paypal.com) sebelum dan saat perusahaan pembayaran online itu diakuisisi oleh eBay. Seperti banyak pemuda di Silicon Valley pada masa itu –sekitar tahun 2002-an– ketiganya gatal untuk membuat sesuatu milik mereka sendiri.
Akibatnya, trio tersebut kerap duduk bareng dan membicarakan ide-ide bisnis yang bisa dilakukan. Dari entah berapa lusin ide yang sempat tercetus, satu yang akhirnya mereka kejar adalah soal upload video di Internet.
Ada satu legenda bahwa YouTube dibuat karena ketiga pendirinya merasa kesal saat akan meng-upload sebuah video dari acara makan malam yang mereka hadiri. Kesulitan meng-upload video ini konon memicu mereka untuk berkata, “daripada susah begini, kita bikin sendiri aja yuk!”
Namun, meski cerita itu mudah dicerna ala ‘kejatuhan apel-nya Isaac Newton’, kisah makan malam itu tidaklah benar. Ada satu unsur yang benar dari cerita itu: YouTube memang dibuat untuk memperbaiki pengalaman upload video dari para pendirinya.
“Ketika kami memulai perusahaan ini beberapa tahun lalu, kami tak pernah mengira bakal sampai di sini. Sangat menarik melihat ide yang sederhana, untuk memperbaiki pengalaman kami ber-video online, bisa menjadi seperti ini,” kata Chad Hurley dalam sebuah wawancara dengan Walt Mossberg.
Video pertama dan kegagalan pertama
Hurley, Chen, dan Karim memulai pekerjaan mereka membuat YouTube pada 14 Februari 2005. Ya, ketika itu hari Valentine dan ketiganya menghabiskan hari itu di sebuah garasi untuk membuat konsep sebuah website (baca: beginilah cara hidup para geek sejati).
Website yang lahir di garasi itu pada awalnya hanya menjadi tempat untuk meng-upload dan menonton video. Video pertama yang di-upload dilakukan pada April 2005. Video tersebut menampilkan Jawed Karim, salah satu pendiri YouTube, sedang berada di depan kandang gajah di kebun binatang. Pada hari-hari awal, Hurley, Chen, dan Karim meng-upload sendiri video-video mereka. Tak banyak pengguna lain yang tahu soal YouTube. Ketiganya pun hanya melakukan kampanye gerilya dari teman ke teman.
Sumber: chip.co.id
Batasan Umur Pengguna Facebook Akan Dihapus?
KOMPAS.com
— CEO Facebook, Mark Zuckerberg, kembali melontarkan komentar yang
kontroversial terkait layanan di jejaring sosial. Tahun lalu, ia
menyebut privasi tak lagi terlalu penting. Kali ini, ia mengusulkan
dihapuskannya pembatasan umur bagi pengguna Facebook. Artinya, bayi yang
masih merah pun boleh membuat akun di Facebook.
Sebagaimana diketahui, umur minimal pegguna Facebook adalah 13 tahun. Namun, dari sebuah penelitian yang dirilis beberapa waktu yang lalu, terdapat 7,5 juta pengguna Facebook yang berada di bawah 13 tahun, umumnya 11 tahun. Tetapi, tentu hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk membuka keran bagi mereka yang berada di bawah usia 13 tahun tersebut. Anak-anak tentu belum bisa melindungi diri mereka dari berbagai hal yang menyangkut dunia orang dewasa yang mampir ke halaman Facebook-nya.
Mark Zuckerberg menyatakan idenya tersebut dalam sebuah kesempatan berpidato di California beberapa hari yang lalu. Menurutnya, ia memiliki filosofi bahwa untuk pendidikan diperlukan waktu memulai yang sangat muda. Oleh karena pembatasan itu membuat anak-anak di bawah usia 13 tahun tersebut belum bisa memulai hal tersebut. Dengan membiarkan mereka menggunakan Facebook, kita bisa melihat apa yang akan mereka kerjakan. Mark juga berjanji untuk membuat anak-anak aman di Facebook.
Tentu saja ada yang janggal dari alasan Mark Zuckerberg ini. Pertama, soal pendidikan. Tentu tidak bisa dianggap bahwa menggunakan Facebook sedari anak-anak dianggap sebagai sebuah pendidikan. Mengapa? Sebab, Facebook bukanlah ruang pendidikan. Facebook adalah media di mana lalu lintas informasi melalui update status, foto, bahkan video sangat tinggi. Sebagian besar dari informasi yang mengalir di Facebook ini adalah konsumsi orang dewasa, bukan anak-anak.
Kedua, soal keamanan. Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, keamanan akun pengguna Facebook sangat rendah. Privasi pengguna di Facebook sangat rendah, hampir-hampir tidak ada karena kebijakan privasi yang sangat longgar yang disebabkan oleh ketentuan privasi Facebook yang berbelit dan sangat panjang. Sebagian pengguna Facebook tentu sudah sangat akrab dengan spam, scam, dan berbagai URL yang mengarah kepada konten dewasa. Tentu akan sangat membahayakan jika anak-anak dibiarkan untuk melihat semua hal ini.
Masih terkait dengan soal keamanan, di Facebook tidak ada satu pun jaminan yang mengatakan bahwa semua pengguna Facebook akan berlaku baik. Artinya, terbuka sekali kemungkinan para penjahat, terutama predator anak-anak, untuk bisa mencari mangsa dengan diperbolehkannya anak-anak membuat akun di Facebook.
Ketiga, adanya peraturan yang melarang pengumpulan informasi dari anak-anak di bawah usia 13 tahun, yaitu Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA), yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 21 Oktober 1998 dan dimodifikasi efektif pada 21 April 2000. Aturan ini berlaku untuk situs web komersial dan layanan online yang diarahkan untuk anak di bawah 13 tahun yang mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak. COPPA melarang tindakan tidak adil atau menipu atau praktik sehubungan dengan pengumpulan, penggunaan, atau pengungkapan informasi pribadi dari dan tentang anak-anak di internet.
Dengan tiga alasan di atas, cukup jelas bahwa ide penghapusan batasan umur pengguna Facebook ini merupakan ide yang cukup gila dari Mark Zuckerberg. Situs zdnet.com menyebut ide ini sebagai ide paling buruk dari orang sekaliber Mark Zuckerberg. Meskipun Facebook telah cukup berusaha memperbaiki keamanannya, hal ini bukanlah jaminan dan alasan untuk melegalkan penghapusan batasan umur pengguna Facebook.
Terkait dengan anak-anak atau remaja yang berumur lebih dari 13 tahun pun, orangtua tetap diimbau untuk memerhatikan keterlibatan anak di dalam Facebook. Hal ini karena, sekali lagi, Facebook menolong penggunanya untuk terkoneksi dengan teman mereka yang online, tetapi belum tentu semua yang online adalah teman dari pengguna. Untuk memonitor keterlibatan anak di Facebook, orangtua disarankan untuk melakukan langkah berikut ini.
1. Monitor akun Facebook anak
Orangtua harus terlibat dalam jalinan pertemanan anak. Ini penting agar bisa mengetahui apa yang dilakukan anak di Facebook. Kalau tidak bisa, misalnya untuk anak remaja SMA, awasilah mereka dari teman mereka. Hal ini dilakukan oleh 18 persen orangtua dalam sebuah survei tentang pengguna Facebook usia antara 13-17 tahun. Orangtua jangan berusaha membuat akun Facebook dengan memalsukan umur anak. Kalau anak telah membuat akun Facebok tanpa sepengetahuan, hapuslah akun tersebut atau mintalah Facebook untuk menghapusnya dengan mengisi laporan "Report an Underage Child" yang disediakan oleh Facebook.
2. Manfaatkan kontrol privasi
Sekitar satu dari lima pengguna dewasa aktif Facebook mengatakan, mereka tidak menggunakan kontrol privasi yang disediakan Facebook. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman. Kontrol privasi Facebook tidak dapat mencegah setiap pelanggaran, tetapi mereka cukup membantu dalam kadar tertentu. Orangtua harus mengatur kontrol privasi anak terhadap apa saja yang bisa dilihat oleh semua pengguna Facebook. Misalnya, foto siapa saja yang bisa melihat dan siapa saja yang bisa mengirim pesan.
3. Matikan Instant Personalization
Facebook telah menambahkan beberapa situs ke fitur Instant Personalization, yang secara otomatis akan memperoleh informasi mengenai karakteristik pengguna Facebook. Saya sangat menyarankan fitur ini untuk dimatikan agar profil pengguna Facebook tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk kepentingan iklan dan lainnya.
Bagi orangtua, penting untuk mengetahui aktivitas anak di Facebook agar terhindar dari masalah yang timbul di kemudian hari, seperti penculikan anak dan lainnya. Facebook memang bermanfaat, tetapi hanya pada batas-batas tertentu. Akan lebih baik mencegah daripada tertimpa bencana.
Sumber: tekno.kompas.com
Sebagaimana diketahui, umur minimal pegguna Facebook adalah 13 tahun. Namun, dari sebuah penelitian yang dirilis beberapa waktu yang lalu, terdapat 7,5 juta pengguna Facebook yang berada di bawah 13 tahun, umumnya 11 tahun. Tetapi, tentu hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk membuka keran bagi mereka yang berada di bawah usia 13 tahun tersebut. Anak-anak tentu belum bisa melindungi diri mereka dari berbagai hal yang menyangkut dunia orang dewasa yang mampir ke halaman Facebook-nya.
Mark Zuckerberg menyatakan idenya tersebut dalam sebuah kesempatan berpidato di California beberapa hari yang lalu. Menurutnya, ia memiliki filosofi bahwa untuk pendidikan diperlukan waktu memulai yang sangat muda. Oleh karena pembatasan itu membuat anak-anak di bawah usia 13 tahun tersebut belum bisa memulai hal tersebut. Dengan membiarkan mereka menggunakan Facebook, kita bisa melihat apa yang akan mereka kerjakan. Mark juga berjanji untuk membuat anak-anak aman di Facebook.
Tentu saja ada yang janggal dari alasan Mark Zuckerberg ini. Pertama, soal pendidikan. Tentu tidak bisa dianggap bahwa menggunakan Facebook sedari anak-anak dianggap sebagai sebuah pendidikan. Mengapa? Sebab, Facebook bukanlah ruang pendidikan. Facebook adalah media di mana lalu lintas informasi melalui update status, foto, bahkan video sangat tinggi. Sebagian besar dari informasi yang mengalir di Facebook ini adalah konsumsi orang dewasa, bukan anak-anak.
Kedua, soal keamanan. Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, keamanan akun pengguna Facebook sangat rendah. Privasi pengguna di Facebook sangat rendah, hampir-hampir tidak ada karena kebijakan privasi yang sangat longgar yang disebabkan oleh ketentuan privasi Facebook yang berbelit dan sangat panjang. Sebagian pengguna Facebook tentu sudah sangat akrab dengan spam, scam, dan berbagai URL yang mengarah kepada konten dewasa. Tentu akan sangat membahayakan jika anak-anak dibiarkan untuk melihat semua hal ini.
Masih terkait dengan soal keamanan, di Facebook tidak ada satu pun jaminan yang mengatakan bahwa semua pengguna Facebook akan berlaku baik. Artinya, terbuka sekali kemungkinan para penjahat, terutama predator anak-anak, untuk bisa mencari mangsa dengan diperbolehkannya anak-anak membuat akun di Facebook.
Ketiga, adanya peraturan yang melarang pengumpulan informasi dari anak-anak di bawah usia 13 tahun, yaitu Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA), yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 21 Oktober 1998 dan dimodifikasi efektif pada 21 April 2000. Aturan ini berlaku untuk situs web komersial dan layanan online yang diarahkan untuk anak di bawah 13 tahun yang mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak. COPPA melarang tindakan tidak adil atau menipu atau praktik sehubungan dengan pengumpulan, penggunaan, atau pengungkapan informasi pribadi dari dan tentang anak-anak di internet.
Dengan tiga alasan di atas, cukup jelas bahwa ide penghapusan batasan umur pengguna Facebook ini merupakan ide yang cukup gila dari Mark Zuckerberg. Situs zdnet.com menyebut ide ini sebagai ide paling buruk dari orang sekaliber Mark Zuckerberg. Meskipun Facebook telah cukup berusaha memperbaiki keamanannya, hal ini bukanlah jaminan dan alasan untuk melegalkan penghapusan batasan umur pengguna Facebook.
Terkait dengan anak-anak atau remaja yang berumur lebih dari 13 tahun pun, orangtua tetap diimbau untuk memerhatikan keterlibatan anak di dalam Facebook. Hal ini karena, sekali lagi, Facebook menolong penggunanya untuk terkoneksi dengan teman mereka yang online, tetapi belum tentu semua yang online adalah teman dari pengguna. Untuk memonitor keterlibatan anak di Facebook, orangtua disarankan untuk melakukan langkah berikut ini.
1. Monitor akun Facebook anak
Orangtua harus terlibat dalam jalinan pertemanan anak. Ini penting agar bisa mengetahui apa yang dilakukan anak di Facebook. Kalau tidak bisa, misalnya untuk anak remaja SMA, awasilah mereka dari teman mereka. Hal ini dilakukan oleh 18 persen orangtua dalam sebuah survei tentang pengguna Facebook usia antara 13-17 tahun. Orangtua jangan berusaha membuat akun Facebook dengan memalsukan umur anak. Kalau anak telah membuat akun Facebok tanpa sepengetahuan, hapuslah akun tersebut atau mintalah Facebook untuk menghapusnya dengan mengisi laporan "Report an Underage Child" yang disediakan oleh Facebook.
2. Manfaatkan kontrol privasi
Sekitar satu dari lima pengguna dewasa aktif Facebook mengatakan, mereka tidak menggunakan kontrol privasi yang disediakan Facebook. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman. Kontrol privasi Facebook tidak dapat mencegah setiap pelanggaran, tetapi mereka cukup membantu dalam kadar tertentu. Orangtua harus mengatur kontrol privasi anak terhadap apa saja yang bisa dilihat oleh semua pengguna Facebook. Misalnya, foto siapa saja yang bisa melihat dan siapa saja yang bisa mengirim pesan.
3. Matikan Instant Personalization
Facebook telah menambahkan beberapa situs ke fitur Instant Personalization, yang secara otomatis akan memperoleh informasi mengenai karakteristik pengguna Facebook. Saya sangat menyarankan fitur ini untuk dimatikan agar profil pengguna Facebook tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk kepentingan iklan dan lainnya.
Bagi orangtua, penting untuk mengetahui aktivitas anak di Facebook agar terhindar dari masalah yang timbul di kemudian hari, seperti penculikan anak dan lainnya. Facebook memang bermanfaat, tetapi hanya pada batas-batas tertentu. Akan lebih baik mencegah daripada tertimpa bencana.
Sumber: tekno.kompas.com
Hacker Anonymous Luncurkan Situs "Whistleblower"
Hacker Anonymous Luncurkan
Situs "Whistleblower"
KOMPAS.com
- Siapa tak kenal hacker berinisial Anonymous. Di dunia bawah
tanah nama hacker kelompok hacker tersebut sudah dikenal dengan sepak
terjangnya. Melebarkan sayap, kelompok tersebut baru-baru ini telah
meluncurkan dua situs web whistleblower (peniup peluit) sejenis
WikiLeaks. Tujuannya adalah untuk mengungkap informasi sensitif dari
pemerintah dan perusahaan.
Kedua situs tersebut masing-masing LocalLeaks.tk yang dirancang untuk informasi yang berkaitan dengan korupsi dan kesalahan di tingkat lokal. Sementara situs HackerLeaks.tk adalah untuk data lain yang dicuri.
Situs HackerLeaks, yang diluncurkan sejak 25 Juni 2011 telah mengungkap informasi pertama berupa daftar rincian pribadi pejabat Orlando, Florida. Daftar ini berisi pendapatan para pejabat, nilai rumah, dan data-data lainnya.
"Hacker membantu para hacker untuk membocorkan bahan yang menarik," Sebut situs HackerLeaks.
Situs LocalLeaks, yang telah diluncurkan sejak bulan Januari 2011 lalu, menawarkan cara bagi orang untuk mengirimkan informasi anonim yang berhubungan dengan kebrutalan polisi, korupsi, kesalahan pemerintah, atau pelecehan di tempat kerja.
Nah, seperti apa sepak terjang Anonymous berikutnya. Apakah akan seheboh Wikileaks? Tunggu saja!
Sumber: kompas.com
Kedua situs tersebut masing-masing LocalLeaks.tk yang dirancang untuk informasi yang berkaitan dengan korupsi dan kesalahan di tingkat lokal. Sementara situs HackerLeaks.tk adalah untuk data lain yang dicuri.
Situs HackerLeaks, yang diluncurkan sejak 25 Juni 2011 telah mengungkap informasi pertama berupa daftar rincian pribadi pejabat Orlando, Florida. Daftar ini berisi pendapatan para pejabat, nilai rumah, dan data-data lainnya.
"Hacker membantu para hacker untuk membocorkan bahan yang menarik," Sebut situs HackerLeaks.
Situs LocalLeaks, yang telah diluncurkan sejak bulan Januari 2011 lalu, menawarkan cara bagi orang untuk mengirimkan informasi anonim yang berhubungan dengan kebrutalan polisi, korupsi, kesalahan pemerintah, atau pelecehan di tempat kerja.
Nah, seperti apa sepak terjang Anonymous berikutnya. Apakah akan seheboh Wikileaks? Tunggu saja!
Sumber: kompas.com
Jajaran Tablet di ICS 2011
Jakarta, CHIP.co.id - Pada hari ke-3 ini, CHIP melihat antusias para pengunjung yang mulai memadati berbagai arena pameran. Pada Indonesia Cellular Show (ICS) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), CHIP menemukan berbagai produk tablet terkini yang sudah atau belum hadir dipasaran saat ini. CHIP memberikan panduan kepada pembaca untuk dapat mengunjungi berbagai produk tablet menarik di ICS 2011 (10/6).
Pada pintu masuk ICS, Anda akan menemukan produk tablet Huawei yang dapat dicoba langsung oleh pengunjung (lihat berita exhibIT: Media Pameran IT Indonesia di FKI dan ICC 2011 untuk mengunduh denah pameran). ICS menguasai area Main Lobby, Plenary Hall, hingga Assembly Hall.
Pada boot Huawei, CHIP mendapati tablet Huawei IDEOS S7 yang menggunakan platform Android 2.1 Eclair.Tablet ini terdapat 2-3 produk yang terpasang pada dinding di boot Huawei secara langsung oleh pengunjung.
Selain Huawei, terdapat juga produk Nexian yang menghadirkan tablet Genius sebesar 7 inci dengan harga yang terjangkau.
Pengunjung dapat mencobanya langsung yang akan dipandu dengan SPG Nexian yang akan memberikan informasi lengkap mengenai produk tablet terbaru dari Nexian ini.
Pada boot Blackberry yang masih dalam lokasi Main Lobby, pengunjung juga dapat mencoba langsung kehadiran tablet Playbook yang masih belum hadir dipasaran.
CHIP sempat mencoba akan kepiawaian Blackberry Playbook dan memberikan kesan yang berbeda dengan tablet platform Android pada umumnya. Semua sisi pada Playbook dapat ditekan untuk me-minize aplikasi yang sedang berjalan.
Pada daerah Assembly Hall, CHIP juga menemukan produk tablet HTC Flyer yang sudah hadir dipasaran dengan platform Android 2.3 Gingerbread.
HTC Flyer hadir dengan prosesor Qualcomm MSM8255 Snapdragon 1,5 GHz dengan ukuran 7 inci yang beberapa waktu lalu telah diluncurkan bersama dengan ponsel pintar HTC Wildfire S.
Untuk produk tablet 7 inci dengan harga yang terjangkau, CHIP juga menemukan produk Tabulet yang berada di Main Lobby. Anda dapat menemukan berbagai tablet terbaru dari Tabulet, seperti Tabulet Troy yang beberapa hari lalu baru diluncurkan ke pasaran.
Untuk produk tablet Acer pun hadir pada ICS 2011 ini. Acer menghadirkan tablet Iconia Tab 500 di boot M1 yang dapat dicoba langsung oleh pengunjung. Acer Iconia Tab 500 hadir dengan ukuran 10,1 inci.
Terdapat beberapa tablet lainnya yang hadir pada acara ini, seperti Axioo dan produk-produk Apple seperti iPad yang hadir di lokasi FKI 2011 berada di Hall A dan Cendrawasih Hall. Untuk tablet IVIO Twilight 7, Anda dapat menemukannya di M36 area Main Lobby.
Sumber: chip.co.id
Intel Z68, Intel Smart Response Technology dan Lucid Virtu
CHIP.co.id - Intel Z68 menarik untuk disimak karena memiliki fitur menarik yaitu Intel Smart Response Technology dan Lucid Virtu. Simak ulasan singkat tim lab CHIP di bawah ini.
Ketika Sandy Bridge diluncurkan, Intel membuat para konsumen kebingungan. Hal ini dikarenakan, Sandy Bridge diluncurkan dengan dua chipset yang memiliki fitur bertolak belakang. Intel membedakan dua chipset tersebut berdasarkan kebutuhan akan performa. Chipset P67 dihadirkan dengan fitur istimewa, yaitu CPU overclocking. Namun, ketika Anda menggunakan chipset P67, Intel HD Graphics yang ada di dalam die CPU tidak dapat diaktifkan. Hal ini bertolak belakang dengan chipset H67 yang memiliki kemampuan untuk mengaktifkan Intel HD Graphics namun memiliki keterbatasan untuk urusan overclock, yaitu tidak mampu meng-overclock prosesor.
Setelah sempat membuat para konsumen kebingungan, Intel kembali menghadirkan solusi dengan meluncurkan chipset Z68 di awal Juni lalu. Chipset terbaru ini dipersenjatai dengan berbagai fitur, seperti Intel HD Graphics, Intel Quick Sync, iGPU Overclocking, CPU Overclocking, Intel Smart Response Technology (SSD Caching) dan Lucid Virtu.
Feature Intel Smart Response Technology menawarkan peningkatan performa komputer dengan menambahkan sebuah SSD yang berukuran maksimal 64 GB. SSD ini nantinya akan dijadikan sebagai cache. Anda tetap memerlukan sebuah hard disk yang digunakan untuk menyimpan sistem operasi dan aplikasi lainnya.
Feature lainnya adalah Lucid Virtu. Feature ini mirip dengan Lucid Hydra yang pernah CHIP bahas di edisi yang lalu. Namun, solusi terbaru dari Lucidlogix kali ini tidak lagi menggunakan chipset melainkan hanya berupa software. Dengan Lucid Virtu, Anda dapat mengaktifkan Intel HD Graphics yang terdapat pada prosesor Sandy Bridge dan discrete graphics apapun.
Sumber: chip.co.id
Jajaran Ponsel Pintar di ICS 2011
Originated By : Yossie YonoJakarta, CHIP.co.id - Pada pameran Indonesia Cellular Show (ICS) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), CHIP menemukan berbagai pilihan ponsel pintar terkini yang sudah atau akan beredar dipasaran dalam waktu dekat. CHIP akan memberikan panduan seputar tablet agar para pengunjung dapat menemukannya dengan mudah dan cepat (9/6).
ICS 2011 menguasai lokasi Main Lobby, Plenary Hall, dan Assembly Hall (lihat berita exhibIT: Media Pameran IT Indonesia di FKI dan ICC 2011 untuk mengunduh denah pameran). Saat di pintu masuk ICS, akan dihadirkan dengan booth ti-phone, Sony Ericsson, Huawei, Nexian, dan Blackberry.
CHIP menemukan Xperia Play yang belum hadir dipasaran, bahkan pihak SE belum mau menginformasikan harga produk ini.
Xperia Play tersedia dalam dua pilihan warna yaitu hitam dan putih.
Pada booth SE yang berada di M24 Plenary Hall, CHIP menemukan beberapa jajaran ponsel pintar Sony Ericsson berbasis Android, dimana salah satunya adalah ponsel pintar terkini dari Sony Ericsson yaitu Xperia Arc.
CHIP juga menemukan Huawei Ideos X1 tepat berseberangan dengan boot Sony Ericsson. Berbagai produk ponsel pintar Huawei juga hadir disana.
Boot Huawei didominasi warna putih menawan dan masih berada di lokasi Plenary Hall M22.
CHIP juga menemukan ponsel pintar Motorola Defy berbasis Android yang hadir dengan memberikan ketahanan seperti dustproof, water dan scratch resistant. Motorola Defy hadir dengan 3 pilihan warna seperti hitam, merah dan putih.
Ponsel pintar Android lainnya yang dimiliki Motorola juga hadir dalam bentuk keyboard QWERTY dengan nama Motorola Charm. Produk Motorola dapat ditemukan di Plenary Hall.
Pada jajaran Acer Liquid, CHIP menemukan di daerah Main Lobby. Berbagai jajaran ponsel pintar Acer Liquid berbasis Android hadir dengan berbagai pilihan.
Satu lagi yang tidak kalah menarik adalah kelahiran ponsel pintar HTC pada pameran ICS 2011 ini. Kali ini HTC tidak tanggung-tanggung, hadir dalam 2 lokasi yang berbeda.
Jajaran ponsel pintar Android terkini dari HTC hadir pada Assembly Hall, seperti HTC Desire S dan HTC Wildfire S. Tersedia juga tipe lainnya seperti HTC Desire, HTC Wildfire, dan HTC Desire HD.
Untuk aksesoris seperti casing, charger dan beberapa perangkat pendukung lainnya untuk ponsel pintar HTC, dapat juga ditemukan di daerah Festival Komputer Indonesia sektor Hall B dengan boot yang lebih besar.
Tentunya selain jajaran ponsel pintar, hadir pula berbagai brand terkemuka yang ada dalam acara ICS 2011 ini, namun CHIP tidak menemukan brand seperti Nokia, Samsung dan LG yang sepertinya tidak hadir pada kesempatan kali ini.
Sumber: chip.co.id
But Unfortunately I Can't
I don't want to cry. But always, you make me have no other choice rather than cry. Yes, indees in this complex-triangle love, I can't hope for any better moment with you. Yes, indeed, i recognize that she may love you too..
I can't accept things. I cant accept to lose you again. I've waited for you in a matter of half of my life. Then If I would lose you again, I can't
Remember, Lutfi, I can't love any other boy. It's little bit exaggerate, but it's true. This damn love cannot changed by time, place and condition. Remember, you always have special place, right here in my heart. I couldn't careless what people may think of I am. Because I just am and you just the way you are. I can't hidden my feeling now and even I can't sob it.
I will always waiting for you, even you'll never come for me. I'll always love you, even you'll never love me...
In rain, I always wanna drained by water, absorbed by soil, boomed by air..
05-07-2011
I can't accept things. I cant accept to lose you again. I've waited for you in a matter of half of my life. Then If I would lose you again, I can't
Remember, Lutfi, I can't love any other boy. It's little bit exaggerate, but it's true. This damn love cannot changed by time, place and condition. Remember, you always have special place, right here in my heart. I couldn't careless what people may think of I am. Because I just am and you just the way you are. I can't hidden my feeling now and even I can't sob it.
I will always waiting for you, even you'll never come for me. I'll always love you, even you'll never love me...
In rain, I always wanna drained by water, absorbed by soil, boomed by air..
05-07-2011
Evaluasi Kinerja KPU
Pemilihan umum (Pemilu) 2009 baik Pemilu DPR, DPD, dan
DPRD maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sebagai sarana
kedaulatan politik rakyat telah selesai dilaksanakan. Peserta Pemilu
DPR, DPD, dan DPRD tahun 2009 diikuti oleh 44 Parpol, 12000
Calon Legislatif (Caleg) DPR, DPD serta 32.263 Caleg DPRD Provinsi dan DPRD
Kabupaten/Kota. Sedangkan untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden diikuti oleh
tiga pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. KPU telah berhasil menyelenggarakan
Pemilu “tanpa pertumpahan darah”, meskipun ada kekurangan di sana sini.
KPU sekarang ini merupakan KPU periode
ketiga yang bertugas sejak tahun 2007 hingga 2012. Tugas utama yang harus ditangani
adalah PEMILU tahun 2009 lalu. Selain itu KPU juga harus menyelenggarakan
Pemilihan Kepala Daerah di beberapa daerah di Indonesia. Sepak terjang KPU
selama tiga tahun ini sudah bisa dinilai baik buruknya.
Pada tahun 2007 lalu Presiden SBY telah
melantik enam orang anggota KPU periode 2007/2012. Proses seleksi tersebut
menimbulkan sejumlah kontroversi, salah satunya adalah karena proses seleksi
yang memakan biaya mahal. Enam orang anggota tersebut semuanya adalah wajah
baru yang minim pengalaman praktis sebagai penyelenggara pemilu. Publik
menengarai bahwa terpilihnya keenam nama anggota KPU baru itu lebih didominasi
pertimbangan politis ketimbang pertimbangan profesionalisme, hal ini karena
adanya sejumah isu negatif semacam kedekatan dengan partai politik, tidak
memiiki karya ilmiah terkait pemilu, dll.
(wawasandigital.com)
Namun perlu dicatat bahwa komposisi
keanggotaan KPU baru kali ini berhasil menempatkan 30 persen permpuan atau tiga
orang perempuan. Ini adalah titik cerah bagi konsistensi sistem politik yang
memberikan keterwakilan perempuan dalam ranah politik yang dimulai dari penyelenggara pemilunya. Hal ini diharapkan
akan meretas keterwakilan perempuan di ranah politik lain misalnya, keanggotaan
DPR/DPRD, DPD, dan MPR. (wawasandigital.com)
Pelaksanaan Pemilihan Umum Anggota
DPR, DPD, dan DPRD tahun lalu merupakan
hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan sistem pemilihan
yang rumit. Pemilih disodori kertas suara berukuran besar yang di dalamnya
tercantum nama-nama caleg dari berbagai partai. Ukuran kertas suara yang
sebesar satu halaman koran tersebut mengganggu kenyamanan pemilih. Karena tidak
sebanding dengan bilik yang ukurannya relatif kecil. Di samping itu cara
penandaannya pun berbeda, jika tahun-tahun sebelumnya pemilih tinggal mencoblos
caleg pilihannya namun tahun lalu dengan cara mencentang. Cara penandaan
semacam ini menimbulkan beberapa masalah pada masyarakat Indonesia yang tidak
bisa baca tulis. Sehingga proses pemilihan menjadi tidak praktis.
Selain itu, masalah DPT juga perlu
diperhitungkan. Banyak warga negara yang mempunyai hak pilih, tapi namanya
tidak masuk dalam DPS. Bahkan survey LP3ES menunjukkan angka 20%. Artinya ada
sekitar 36 juta warga negara yang punya hak pilih tidak masuk dalam DPS. Anehnya,
setelah DPS disempurnakan menjadi DPT, jumlahnya tidak bertambah, tetapi malah
berkurang. Terbukti kemudian, bahwa ada jutaan pemilih yang namanya tidak
sempat dimasukkan ke DPT yang sudah disahkan, meskipun nama-nama mereka sudah
dicatat oleh KPU. Permasalahan DPT ini bisa memicu munculnya golput. Karena
warga bisa menjadi enggan untuk memilih karena namanya tidak terdaftar. (detiknews.com)
Menurut Matsijah, anggota FPKB yang
duduk di komisi II DPR RI, Kinerja KPU tidak sebanding dengan anggaran yang
diajukan. Menurutnya, masih banyak persoalan yang perlu dievaluasi terlebih
dahulu. KPU belum mampu menghasilkan pemilu yang berkualitas. Pelaksanaan
Pilkada di sejumlah daerah menurutnya juga masih kerap ditemukan persoalan
Daftar Pemilih Tetap yang menuai protes masyarakat. Hal ini bisa memicu konflik
berkepanjangan dan selalu masuk ke pengadilan.
Berdasarkan data-data di atas maka dapat
disimpulkan bahwa kinerja KPU adalah buruk. KPU belum bisa
menyelenggarakan Pemilu yang berkualitas. Berkualitas dalam arti Pemilu yang
mampu meningkatkan angka partisipasi warga dan Pemilu yang minim terjadi kerusuhan,
Hal ini tidak sebanding dengan dana yang dikucurkan. Jumlah penduduk Indonesia
yang sangat banyak tentu membutuhkan dana yang besar untuk menyelenggarakan
Pemilu, namun dana yang besar tersebut seharusnya terwujud pula dalam
penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas.
Lantas apakah yang menyebabkan buruknya
kinerja KPU? Menurut Emerson Yuntho, anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption
Watch (ICW), terdapat lima persoalan.
Pertama, ketidaktegasan KPU dalam
menetapkan keputusan. Sebagai lembaga independen. KPU terlalu kompromi dengan
parpol peserta PEMILU. Contohnya, KPU memberikan kesempatan kepada parpol untuk
bisa memperbaiki berkas meski batas waktunya sudah terlewati. KPU juga dinilai
tidak tegas dalam menetapkan putusan sahnya menandai suara, di mana mekanisme
mencoblos tetap dianggap sah setelah sebelumnya telah menetapkan mencontreng
sebagai satu-satunya cara menandai surat suara.
Kedua, tidak maksimalnya proses
sosialisasi pemilu kepada publik. Berbeda dengan Pemilu 2004, KPU pada saat itu
terbantu dengan program sosiaisasi pemilu sejumalah lembaga swadaya masyarakat,
baik asing maupun lokal. Sejumlah pihak pada 2004 merasa berkepentingan untuk
membantu sosialisasi pemilu karena menganggap demokrasi di Indonesia masih
dalam tahap awal. Namun, dukungan tersebut tidak ada pada 2009. Sebab sejumlah
pihak menganggap Indonesia sudah berhasil melaksanakan demokrasi.
Ketiga, tidak fokus. Sorotan negatif kepada KPU semakin deras seiring dengan
pemberitaan media soal rencana KPU melakukan kunjungan supervise dan
sosialisasi pemilu ke 14 negara. Publik menganggap kunjungan ke luar negeri
tidak tepat karena KPU memiliki tanggung jawab menyelesaikan sejumlah tahap
pemilu di dalam negeri.
Keempat, komunikasi dan koordinasi
antarkomisioner tidak berjalan dengan baik. Misalnya, soal kunjungan ke luar
negeri itu ternyata tidak diputuskan melalui pleno, tetapi diputuskan satu
orang dan kemudian yang lain ikut menerimnaya. Jadi, koordinasi internal
menjadi seseuatu yang penting untuk menghindari komisioner berjalan
sendiri-sendiri.
Contoh lainnya, belum baiknya koordinasi
internal KPU. Ini dapat dilihat dari kemunculan
di publik yang terkadang statement pribadi masing-masing komisioner seolah-olah
menjadi wacana KPU. Segala pernyataan yang muncul di media seharusnya berdasar
kesepakatan bersama, bukan pendapat pribadi. Karena itu, KPU perlu memiliki
public speaking untuk menyampaikan apa yang disepakati dalam pertemuan internal
mereka.
Kelima, KPU belum maksimal dalam
menindaklanjuti pelanggaran administratif pemilu. KPU sampai saat ini belum
menindaklanjuti tujuh surat yang dilayangkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Hal ini disebabkan KPU belum memiliki mekanisme untuk menindakalnjuti
pelanggaran. Jika tidak segera diselesaikan, kondisi tersebut akan menimbulkan
masalah dan menjadikan hasil pemiu menjadi tidak kredibel.
Itulah faktor-faktor yang menyebabkan buruknya kinerja KPU.
SOCIAL NORM
Norma sosial adalah perilaku dan isyarat dalam masyarakat atau kelompok. Istilah ini telah didefinisikan sebagai "aturan-aturan yang digunakan untuk kelompok dan tidak sesuai nilai-nilai yang sesuai, keyakinan, sikap dan perilaku.. Aturan-aturan ini bisa eksplisit atau implisit Kegagalan untuk mengikuti aturan dapat mengakibatkan hukuman yang berat, termasuk pengecualian dari grup ". Mereka juga telah digambarkan sebagai "aturan adat perilaku yang mengkoordinasikan interaksi kita dengan orang lain".
Norma-norma sosial yang menunjukkan cara mendirikan dan menyetujui melakukan sesuatu, berpakaian, berbicara dan penampilan. Ini bervariasi dan berkembang tidak hanya melalui waktu tetapi juga bervariasi dari satu kelompok usia yang lain dan antara kelas sosial dan kelompok sosial . Apa yang dianggap pidato diterima, berpakaian atau perilaku dalam satu kelompok sosial tidak dapat diterima di negara lain. Menghormati norma-norma sosial yang memelihara penerimaan seseorang dan popularitas dalam suatu kelompok tertentu; mengabaikan norma-norma sosial yang satu risiko menjadi tidak dapat diterima, tidak populer atau bahkan diusir dari grup. norma-norma sosial cenderung diam-diam ditetapkan dan dipelihara melalui bahasa tubuh dan komunikasi non verbal antara orang-orang dalam wacana normal sosial mereka.
Kita segera datang untuk mengetahui kapan dan di mana waktu yang tepat untuk mengatakan hal-hal tertentu, menggunakan kata-kata tertentu, untuk mendiskusikan topik-topik tertentu atau memakai pakaian tertentu, dan kapan tidak. Pengetahuan semacam itu tentang norma-norma budaya adalah penting bagi manajemen kesan, yang merupakan individu sebuah peraturan perilaku nonverbal mereka. Kita juga datang untuk mengetahui melalui pengalaman apa jenis orang yang kita dapat dan tidak dapat mendiskusikan topik-topik tertentu dengan atau memakai jenis pakaian tertentu di sekitar. Kebanyakan pengetahuan ini berasal experientially.
Norma-norma sosial yang menunjukkan cara mendirikan dan menyetujui melakukan sesuatu, berpakaian, berbicara dan penampilan. Ini bervariasi dan berkembang tidak hanya melalui waktu tetapi juga bervariasi dari satu kelompok usia yang lain dan antara kelas sosial dan kelompok sosial . Apa yang dianggap pidato diterima, berpakaian atau perilaku dalam satu kelompok sosial tidak dapat diterima di negara lain. Menghormati norma-norma sosial yang memelihara penerimaan seseorang dan popularitas dalam suatu kelompok tertentu; mengabaikan norma-norma sosial yang satu risiko menjadi tidak dapat diterima, tidak populer atau bahkan diusir dari grup. norma-norma sosial cenderung diam-diam ditetapkan dan dipelihara melalui bahasa tubuh dan komunikasi non verbal antara orang-orang dalam wacana normal sosial mereka.
Kita segera datang untuk mengetahui kapan dan di mana waktu yang tepat untuk mengatakan hal-hal tertentu, menggunakan kata-kata tertentu, untuk mendiskusikan topik-topik tertentu atau memakai pakaian tertentu, dan kapan tidak. Pengetahuan semacam itu tentang norma-norma budaya adalah penting bagi manajemen kesan, yang merupakan individu sebuah peraturan perilaku nonverbal mereka. Kita juga datang untuk mengetahui melalui pengalaman apa jenis orang yang kita dapat dan tidak dapat mendiskusikan topik-topik tertentu dengan atau memakai jenis pakaian tertentu di sekitar. Kebanyakan pengetahuan ini berasal experientially.
MENGAPA KITA JATUH CINTA?
“Jatuh cinta berjuta rasanya…”
Sepenggal lirik lagu lawas tersebut mengingatkan saya akan perasaan
jatuh cinta. Betapa pentingnya cinta dalam hidup kita dan bagaimana mungkin
kita hidup tanpa cinta. Cinta merupakan perasaan abstrak yang sangat sulit
didefinisikan dan setiap orang memiliki definisi sendiri tentang cinta. Cinta
adalah perasaan universal dan cinta lah yang membuat dunia ini berputar. Dia
dicipta oleh Sang Maha Cinta, Tuhan Yang Maha Esa. Pertanyaannya adalah,
mengapa kita jatuh cinta? Bagaimana kita bisa jatuh cinta pada orang lain? Apa
yang membuat kita merasakan cinta?
Menurut penelitian di Inggris, ketika kita jatuh cinta darah dibanjiri oleh zat-zat kimia yang memuat perasaan senang seperti dopamin dan serotonin dan kita merasa seolah di puncak dunia. Itulah sebabnya jatuh cinta membuat orang kecanduan, mabuk, dan senang. Manusia terpanggil untuk jatuh cinta karena mempunyai bekal cetak biru psikologis, yang mencatat seluruh pengalaman yang telah dilewati dan informasi yang tidak disadari. Seperti ketakutan, kegelisahaan, kemampuan mengatasi masalah, dan pertahanan.
Guru Besar Psikoterapi Hubungan, Dr Henry Dicks, seperti dikutip dari situs BBC menyebut hal itu sebagai unconscious fit atau kondisi yang tidak disadari. Dengan kemampuan ini, setiap orang mampu men-scan cetak biru orang lain. Hasil scanning itu kemudian bertemu dengan cetak biru miliknya. Rasa tertarik lalu jatuh cinta bisa disebabkan oleh hasil scan yang mampu melengkapi dirinya, karena kesamaan pengalaman hidup atau justru menemukan perbedaan. Kita akan jatuh cinta pada orang yang mampu melengkapi diri kita dan membuat kita merasa seimbang baik secara sosial maupun secara psikologis.
Dari berbagai literatur yang membahas cinta, dapat saya simpulkan bahwa cinta adalah sebuah proses. Proses jatuh cinta sesungguhnya adalah langkah awal untuk membangun jalinan kasih, keakraban dan komitmen. Alasan pertama kita jatuh cinta adalah karena kita melihat bayangan diri kita pada orang itu. Maksudnya, kita mendapati kesamaan dalam sikap, perilaku, hobi, minat, bakat, dan banyak faktor lain. ”Bayangan diri” kita ini juga berarti kita melihat sebuah kemiripan fisik orang itu dengan kita sendiri, atau orang tua kita.
Yang kedua adalah karena kita melihat adanya ”lawan” dari diri kita. Maksudnya, bila kita misalnya adalah orang yang pendiam dan tertutup, maka dia adalah orang yang ramai dan terbuka. Ini disebut daya tarik dari hal yang berlawanan. Saya mendapati bahwa hal yang ”mirip” dan hal yang ”berlawanan” merupakan faktor yang mendominasi alasan kita jatuh cinta dan kita seringkali tidak menyadarinya.
Dari sini akan muncul pertanyaan selanjutnya, apakah jatuh cinta adalah hal yang spontan? Ya. Sangat sulit bagi diri kita untuk menyadari kapan tepatnya kita mulai jatuh cinta. Apakah kita bisa memilih orang yang akan kita cintai? Tidak. Proses ini berjalan alamiah dan saya pun tak dapat memahami mengapa saya jatuh cinta pada orang ini dan bukan pada orang lain. Jadi, terimalah cinta sebagaimana adanya dan cintailah orang lain apa adanya.
Kejatuhan Uni Soviet dan Runtuhnya Tembok Berlin
Jatuhnya Tembok Berlin tepat 20 tahun lalu memicu
berakhirnya komunisme di Eropa Timur. Tembok tersebut juga merupakan garis
pembatas yang memisahkan sekian banyak keluarga, dan membuat perjalanan dari
Timur ke Barat nyaris tidak mungkin lagi. Berkat mulai mencairnya hubungan
Washington dan Kremlin, pada musim panas 1989 Tirai Besi mulai menguak ...
Tanggal 9 November mendatang, Berlin akan memperingati
runtuhnya Tembok Pemisah tersebut. Pada tanggal 7 Oktober 1989, Michail
Gorbatsjov, pemimpin Uni Sovyet yang dikenal pro pembaruan, berada di Berlin,
menghadiri perayaan 40 tahun berdirinya Republik Demokrasi Jerman. Di luar
gedung tempat upacara peringatan berlangsung, polisi menindak keras sekelompok
pengunjuk rasa.
Di dalam gedung, Michail Gorbatsjov memperingatkan
pemimpin Jerman Timur, Erich Honecker, bahwa komunisme, tampaknya segera akan
menjadi sejarah. Namun, keyakinan Erich Honecker pada komunisme tak
tergoyahkan.
Pada tanggal 18 Oktober, ia disingkirkan oleh partainya
sendiri. Penggantinya adalah Egon Krenz, yang menjanjikan pembaruan, tapi,
ternyata tidak mampu menguasai gejolak ketidak-puasan masyarakat.
9 November kota Berlin memperingati jatuhnya Tembok.
Bagi otoritas Jerman Timur jelas sudah keadaan tidak dapat dipertahankan. 9 November fungsionaris partai, yaitu Günter Schabowski mengumumkan warga Jerman Timur akan mendapat peraturan baru untuk keluar dari negerinya 'Segera', katanya menjawab pertanyaan kapan pertauran baru itu akan berlaku. Televisi menayangkan langsung ucapan ini di Jerman Timur. Penduduk Jerman Timur secara massal langusng bertolak ke pos-pos perbatasan di Tembok Berlin. Penjaga perbatasan tidak berupaya menghadang massa. Setelah hampir 30 tahun runtuhlah Tembok Berlin.
Tembok Berlin tidak hanya berbentuk tembok secara fisik namun juga sebagi simbol pemisah antara ideologi kapitalisme Barat yang didengungkan AS dan ideologi komunisme yang dipimpin Uni Soviet. Tembok ini pertama kali dibangun pada akhir 1960-an dan selesai pasa tahun 1969. Sejak saat itu, perbatasan dijaga ketat. Tidak ada orang Jerman Timur yang boleh ke Barat. Sebaliknya, orang Jerman Barat harus mengantongi izin khusus dan dilarang menginap di Berlin Timur. Keadaan ini berlangsung selama hampir 30 tahun. Keluarga-keluarga dari Berlin Timur yang tak kuat dengan perlakuan pemerintah, banyak yang kabur ke Barat, karena Jerman Barat lebih menjanjikan kemajuan dan demokrasi.
England, My Second Homeland
Aku tahu judul diatas mungkin terlalu berlebihan alias lebay. Aku asli Indonesia, tidak ada campuran darah Inggris atau darah penjajah manapun. Namun harus kuakui, sejak kecil aku begitu terobsesi dengan negara ini dan punya rasa ingin tahu yang tinggi akan Negeri Ratu Elizabeth ini. Negara yang punya banyak sebutan dan kadang-kadang membingungkan orang.
Orang Indonesia menyebutnya Inggris tak peduli apakah kita sedang membahas England, Great Britain atau United Kingdom. Kita tetap keukeuh menyebutnya Inggris saja. Padahal tentu ada perbedaan diantara ketiga sebutan dalam bahasa Inggris tersebut. England merujuk pada tanah Inggris saja, yaitu daratan yang terletak di Pulau Britania, berbatasan dengan Skotlandia di utara, Wales dan Irlandia di Barat, di Tenggara berbatasan dengan Selat Channel yang memisahkan Inggris dan Perancis. England inilah negeri yang menjajah daerah lainnya di sekitar daerah Britania. Tim sepakbolanya berlogo 3 singa (The Three Lions) dan berlambang St.George Cross. Jadi, kalau kita mendukung timnas Inggris dalam Piala Dunia, negara yang kita dukung disebut England.
Lain lagi dengan Great Britain yang diterjemahkan sebagai Britania Raya dalam bahasa Indonesianya. Great Britain merujuk pada kesatuan wilayah Britania dibawah Kerajaan Inggris, yaitu daerah Inggris sendiri, Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara. Pada olimpiade, yang kita sebut tim Inggris sebenarnya mewakili Great Britain dengan bendera The Union Jack. Lalu United Kingdom juga merupakan nama lain dari Inggris Raya atau Britania Raya. Namun penggunaan nama United Kingdom lebih menunjukkan nama yang formal/resmi dan digunakan pada forum kenegaraan seperti Sidang PBB misalnya.
Nah, apakah para pembaca sekalian telah paham penggunaan dan perbedaan antara England, Great Britain dan United Kingdom? Jika sudah, mari kembali ke awal, pada judulku diatas. Aku memakai judul itu, karena aku sudah sangat jatuh cinta pada Inggris, tetapi Inggris sebagai England, tanah Inggris saja. Aku selalu bermimpi pergi ke inggris, menikmati udara, cuaca dan iklim yang berbeda. Menikmati pemandangan yang berbeda dan terlebih memuaskan rasa cintaku pada Inggris. Aku merasa Inggris sudah seperti tanah airku yang kedua (my second homeland). Aku bukan antinasionalis. Aku bahkan sangat nasionalis dan mencintai negaraku, Indonesia yang tercinta ini. Tetapi Inggris telah menarik hatiku.
Sejak kecil, aku bermimpi dan terobsesi sampai gila setengah mati agar bisa ke Inggris. Bahkan kurasa tidak ada negara lain sehebat Inggris (lebay). Walaupun sekarang Inggris tidak sekuat abad 18-20 lalu karena telah digantikan dominasi AS. Tetapi aku tetap bangga dan kagum pada Inggris. Lagipula negara mana yang telah menjajah Amerika dan membuat Amerika Serikat seperti sekarang? Inggris, tentu saja. Bukankah nenek moyang bangsa Amerika Serikat adalah rakyat Inggris? Jadi Inggris tetap punya andil terhadap dominasi si adidaya, Amerika Serikat. Aku bahkan bercita-cita melanjutkan kuliah S2 di Inggris nantinya.
Berikut adalah daftar the most favorite things from England versiku:
• Trafalgar Square, alun-alun favoritku
• Chelsea Football Club, klub sepakbola favoritku
• Buckingham Palace, istana favoritku
• Oxford and Cambridge University, 2 universitas terbaik di Inggris dan dunia (versiku)
• London, kota di negara asing favoritku
• Big Ben, menara jam kota favoritku
• Thames River, sungai favoritku
• Royal British Kingdom, kerajaan favoritku
• English, bahasa asing favoritku
All in all, England’s my favourite foreign country and still my 2nd homeland!!
Orang Indonesia menyebutnya Inggris tak peduli apakah kita sedang membahas England, Great Britain atau United Kingdom. Kita tetap keukeuh menyebutnya Inggris saja. Padahal tentu ada perbedaan diantara ketiga sebutan dalam bahasa Inggris tersebut. England merujuk pada tanah Inggris saja, yaitu daratan yang terletak di Pulau Britania, berbatasan dengan Skotlandia di utara, Wales dan Irlandia di Barat, di Tenggara berbatasan dengan Selat Channel yang memisahkan Inggris dan Perancis. England inilah negeri yang menjajah daerah lainnya di sekitar daerah Britania. Tim sepakbolanya berlogo 3 singa (The Three Lions) dan berlambang St.George Cross. Jadi, kalau kita mendukung timnas Inggris dalam Piala Dunia, negara yang kita dukung disebut England.
Lain lagi dengan Great Britain yang diterjemahkan sebagai Britania Raya dalam bahasa Indonesianya. Great Britain merujuk pada kesatuan wilayah Britania dibawah Kerajaan Inggris, yaitu daerah Inggris sendiri, Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara. Pada olimpiade, yang kita sebut tim Inggris sebenarnya mewakili Great Britain dengan bendera The Union Jack. Lalu United Kingdom juga merupakan nama lain dari Inggris Raya atau Britania Raya. Namun penggunaan nama United Kingdom lebih menunjukkan nama yang formal/resmi dan digunakan pada forum kenegaraan seperti Sidang PBB misalnya.
Nah, apakah para pembaca sekalian telah paham penggunaan dan perbedaan antara England, Great Britain dan United Kingdom? Jika sudah, mari kembali ke awal, pada judulku diatas. Aku memakai judul itu, karena aku sudah sangat jatuh cinta pada Inggris, tetapi Inggris sebagai England, tanah Inggris saja. Aku selalu bermimpi pergi ke inggris, menikmati udara, cuaca dan iklim yang berbeda. Menikmati pemandangan yang berbeda dan terlebih memuaskan rasa cintaku pada Inggris. Aku merasa Inggris sudah seperti tanah airku yang kedua (my second homeland). Aku bukan antinasionalis. Aku bahkan sangat nasionalis dan mencintai negaraku, Indonesia yang tercinta ini. Tetapi Inggris telah menarik hatiku.
Sejak kecil, aku bermimpi dan terobsesi sampai gila setengah mati agar bisa ke Inggris. Bahkan kurasa tidak ada negara lain sehebat Inggris (lebay). Walaupun sekarang Inggris tidak sekuat abad 18-20 lalu karena telah digantikan dominasi AS. Tetapi aku tetap bangga dan kagum pada Inggris. Lagipula negara mana yang telah menjajah Amerika dan membuat Amerika Serikat seperti sekarang? Inggris, tentu saja. Bukankah nenek moyang bangsa Amerika Serikat adalah rakyat Inggris? Jadi Inggris tetap punya andil terhadap dominasi si adidaya, Amerika Serikat. Aku bahkan bercita-cita melanjutkan kuliah S2 di Inggris nantinya.
Berikut adalah daftar the most favorite things from England versiku:
• Trafalgar Square, alun-alun favoritku
• Chelsea Football Club, klub sepakbola favoritku
• Buckingham Palace, istana favoritku
• Oxford and Cambridge University, 2 universitas terbaik di Inggris dan dunia (versiku)
• London, kota di negara asing favoritku
• Big Ben, menara jam kota favoritku
• Thames River, sungai favoritku
• Royal British Kingdom, kerajaan favoritku
• English, bahasa asing favoritku
All in all, England’s my favourite foreign country and still my 2nd homeland!!
Semarang dan Palembang, Dua Kota Yang Selalu Ingin Kukunjungi
Entah
mengapa sejak kecil, aku selalu ingin berkunjung ke dua kota yang punya sejarah
panjang dengan etnis Cina tersebut. Mungkin salah satunya, karena masih ada
darah Cina dalam tubuhku. Ya, memang kakek dari pihak mama (ayahnya mamaku) adalah
keturunan Tionghoa. Sepupu jauhku pun masih sangat Chinese, sedangkan
aku ini berdarah campuran, Jawa-Bugis-Cina. Meskipun begitu, aku tetap tak
mengerti mengapa aku sangat ingin berkunjung kesana. Kedua kota itu telah
menarik minatku walau aku belum sekalipun kesana.
Semarang
Siapa
yang tak pernah mendengar kota Semarang? Kota yang terkenal akan lumpianya dan
menjadi ibukota provinsi Jawa Tengah. Orang Jateng pasti sangat bangga dengan
kota satu ini. Disinilah denyut nadi perekonomian Jawa Tengah, percampuran
berbagai etnis dan tentu saja pelabuhan Tanjung Mas berada. Aku begitu
terobsesi ke Semarang dan selalu excited setiap kali mendengar kata “Semarang”.
Padahal kata keluargaku yang pernah ke Semarang, kota itu panas dan sering
banjir. Ya tapi tentu saja itu tak menyurutkan semangatku kesana.
Tahun lalu,
aku sempat melewati kota ini kala malam hari. Saat itu, kami dalam perjalanan
pulang Studi Excursie “Road to Java” dari Jakarta dan Bandung. Pemandangan
Semarang saat malam hari begitu indah dan mempesona. Seakan sejuta
kunang-kunang menghambur menyinari atap-atap kota. Malam itu begitu hangat di
Semarang. Walau bus yang kutumpangi terus melaju, namun ingatanku tentang kota
itu tak pernah melaju, bahkan terus melekat dalam memori.
Jika nanti
aku benar-benar ke Semarang sudah ada beberapa tempat wisata yang ingin
kukunjungi. Rencananya, aku ingin ke Simpang Lima, melihat Tugu Muda yang
kesohor itu. Lalu ke Kota Tua Semarang, mengunjungi Gereja Blenduk, tak lupa
pula ingin sekali aku ke Klenteng Sam Po Kong. Di kota ini aku ingin
bernostalgia dengan sejarah, merasakan perubahan waktu, dan perpaduan budaya. Aku
ingin masuk ke dalam komunitas warga Semarang, terutama etnis Tionghoa dan
melihat interaksi mereka dengan etnis lainnya, terutama etnis Jawa. Memang,
sejarah dan geografi dari dulu telah menarik minatku. Lalu studi tentang
antropologi dan keberagaman etnis juga mengusik rasa keingintahuanku. Ah,
betapa indahnya Semarang dalam khayalanku. Akan lebih indah lagi bila nanti aku
mengunjunginya. Aku akan berusaha kesana. Semoga dalam waktu dekat ini.
Palembang
Palembang
identik dengan Sungai Musi dan pempeknya. Ya, memang kedua hal itu yang menarik
perhatianku ke ibukota provinsi Sumatera Selatan ini. Aku sangat menggemari
pempek, krupuk kemplang dan semua hidangan khas Palembang lainnya yang berbahan
dasar ikan. Tidak jelas apakah aku mencintai Palembang karena pempek atau aku
mencintai pempek karena Palembang. Yang jelas, aku ingin merasakan pempek
Palembang langsung dari asalnya.
Destinasi
yang wajib kukunjungi sudah pasti Jembatan Ampera, lalu menyusuri Sungai Musi
naik perahu. Setelah itu, mungkin aku ingin berkeliling kota mencari pempek,
tekwan, model, dan krupuk kemplang untuk memuaskan nafsu makan. Jujur, sejak
dulu aku terobsesi pergi ke Tanah Sumatera. Entah itu Sumatera Barat, Utara,
atau Selatan. Yang pasti pulau Sumatera terlihat begitu eksotis, begitu berbeda
dengan Pulau Jawa. Sayangnya aku belum pernah ke Sumatera, walaupun hanya
sekedar mampir.
Salah satu
alasan aku ingin ke Sumatera adalah warisan budaya leluhur yang telah mendarah
daging pada diri setiap orang Sumatera. Aku tak bermaksud mengeneralisasi, tapi
kebanyakan orang Sumatera pandai sekali bersastra. Hal ini sudah kubuktikan
saat aku mengenyam pendidikan SMA dan mengambil jurusan bahasa. Sebagai anak
bahasa, sudah pasti kami banyak bergelut dengan dunia sastra dan berusaha mengupas
sastra Indonesia. Saat itu, aku menyadari sebagian besar sastrawan terkenal Indonesia
berasal dari Sumatera. Mulai dari zaman Marah Roesli yang mengarang Siti
Nurbaya, lalu Merari Siregar, Hamka, Sutan Takdir Alisyahbana, Amir Hamzah,
hingga Chairil Anwar yang lahir di Medan. Angkatan sastrawan modern pun tak
lepas dari bumi Sumatera seperti pengarang Laskar Pelangi, Andrea Hirata yang berasal
dari Belitung.
Masyarakat
Sumatera memang pandai bersastra, budaya bercerita ini sudah diwariskan
turun-temurun sejak zaman Kerajaan Samudera Pasai. Ada peribahasa Melayu,”Kalau
kaupinjamkan uang pada orang Melayu, akan putus perkara. Tapi kalau kaupinjamkan
dia kata, maka akan berpanjang cerita.” Agaknya peribahasa ini telah melekat
sebagai jati diri orang Sumatera, selain image suka merantau tentunya.
Namun tentunya
bukan karena sastra saja aku tertarik ke Palembang. Kalau aku hanya ingin ke
Sumatera untuk memperdalam sastra, tentunya banyak kota lain yang bisa
kukunjungi, seperti Padang, Medan, dan Banda Aceh yang punya tradisi sastra
Melayu Klasik lebih baik dibanding Palembang. Tetapi Palembang itu lain. Bagiku,
Palembang sama dengan Semarang, punya unsur magis yang menarikku untuk
mengunjunginya. Mungkin karena di Palembang, etnis Tionghoa juga banyak dan
berbaur dengan warga lokal. Bahkan konon leluhur orang Palembang berasal dari
Cina.
Seperti yang telah kusebutkan tadi, aku
begitu tertarik dengan antropologi, budaya, sejarah, dan geografi. Semarang dan
Palembang memenuhi ketiga minatku tadi. Apalagi sebagai ibukota provinsi, kedua
kota ini telah menjadi figur sentral dalam perekonomian, politik, dan sektor-sektor
lainnya di provinsi masing-masing. Semarang dan Palembang, aku akan kesana. Menjemput
asaku yang tertinggal, memenuhi mimpiku yang terpendam…
05-07-2011
Senin, 04 Juli 2011
Pekan Lalu Suhu Bumi 48 Derajat Celsius
Suhu tertinggi Bumi
pekan lalu terjadi di Mekkah. Sebagai gambaran, suhu rata-rata bulan Mei
mencapai 34,4 derajat Celsius. Adapun bulan Juni di kisaran 36,2
derajat. (saharamet.com)
Adapun di kawasan terdingin, suhu juga mencapai 118,4 derajat Fahrenheit di bawah nol, atau sekitar minus 76,1 derajat Celsius.
Sebagai informasi, UNWMO, yang membuat standarisasi untuk pemantauan cuaca dan menyediakan jaringan telekomunikasi global untuk distribusi data, mengumpulkan data lebih dari 10 ribu stasiun pengamat cuaca di seluruh dunia.
Dikutip dari Earth Week, 4 Juli 2011, temperatur tertinggi terjadi di Mekkah, Arab Saudi. Adapun suhu terdingin yang tercatat, terjadi di kawasan stasiun penelitian Vostok Antarctic milik Russia di Kutub Selatan.
Meski suhu di kedua tempat tersebut tercatat cukup ekstrim, suhu terpanas dan terdingin tersebut belum memecahkan rekor temperatur tertinggi dan terendah sebelumnya.
Menurut data yang dirilis oleh World Meteorological Organization dan dirangkum oleh Arizona State University, suhu terpanas yang pernah terjadi di Bumi adalah pada 13 September 1922 di El Azizia, Libya. Ketika itu suhu di kawasan yang berada pada ketinggain 112 meter di atas permukaan laut itu tercatat mencapai 136 derajat fahrenheit atau 57,8 derajat celcius.
Suhu terdingin yang pernah melanda kawasan di Bumi sendiri terjadi pada 21 Juli 1983 di kawasan Vostok, Antartika. Suhu kawasan yang berada di ketinggian 3420 meter di atas permukaan laut itu sempat mencapai minus 128,5 derajat fahrenheit atau minus 89,2 derajat celcius.
Di Mekkah sendiri, menurut catatan National Climatic Data Center, pada bulan Juni lalu, suhu rata-ratanya mencapai sekitar 36,2 derajat Celsius. Adapun pada bulan Mei, suhu rata-rata Mekkah ada di kisaran 34,4 derajat Celsius.
Sumber: teknologi.vivanews.com
Bistip, Situs untuk Titip-Menitip Barang
Namun, jika orang-orang sekeliling Anda jarang bepergian ke luar kota atau luar negeri, Anda pasti akan pusing tujuh keliling. Memang, Anda bisa mendapatkan barang tersebut melalui kios online seperti Amazon.com atau eBay.com. Tapi, Anda kerapkali mengurungkan niat untuk membelinya lantaran biaya pengiriman barang yang mahal.
Melihat kebutuhan itu, dua orang Indonesia yang masing-masing telah menyelesaikan studi di Australia dan Amerika Serikat menggagas suatu ide untuk memfasilitasi orang-orang yang suka titip-menitip. Bagaimana? Dengan Bistip.com.
Apa itu Bistip.com? Bistip.com merupakan sebuah perusahaan startup yang mewadahi aktivitas titip-menitip antarpengguna melalui website. Dirilis sejak 11 Maret 2011, situs ini menggabungkan tradisi titip-menitip dan Internet, sehingga memanfaatkan mobilitas manusia dengan komunikasi instan jarak jauh.
Di dalam situs tersebut, Anda akan menemukan istilah-istilah seperti Bistiper, atau pihak yang bisa dititipi barang, dan Wanted Bistiper, atau pihak yang mencari orang untuk bisa dititipi barang. Sederhananya, Wanted Bistiper akan memakai jasa Bistiper untuk membeli suatu barang di daerah yang dikunjunginya.
Sebagai contoh, Anda adalah orang yang berdomisili di Jakarta, yang suatu hari menginginkan gudeg asli Jogja yang hanya bisa didapatkan di Jogjakarta. Anda bisa mencari Bistiper di Bistip.com yang juga berdomisi di Jakarta dan berencana pergi ke Jogjakarta dalam waktu dekat. Dengan begitu, dia bisa dititipkan untuk membeli gudeg tersebut. Tentu saja, Anda harus menyiapkan imbalan untuk Bistiper. Besarannya, tergantung hasil negosiasi Anda berdua.
Begitu pun sebaliknya. Selain menitip, Anda juga bisa dititipkan sesuatu oleh pengguna lain. Sebagai Bistiper, Anda juga bisa meminta imbalan pada Wanted Bistiper. Besarannya, tergantung hasil negosiasi kedua pihak.
"Sebenarnya ini berawal dari pengalaman salah satu penggagas ide kita yang doyan jalan-jalan. Selain sering dititipkan oleh orang-orang sekitarnya, dia juga sering nitip kalau ada kerabat yang berencana pergi ke suatu tempat," kata Panggi Libersa Jasri Akadol, yang bertindak sebagai Web Producer and Programmer Bistip.com pada VIVAnews, Jumat 8 April 2011.
"Sejak situ, dia lantas memikirkan untuk membuat fasilitas bagi orang-orang yang suka titip-menitip. Jadilah Bistip," jelas Panggi. Ide ini, katanya, murni berasal dari penggagas Bistip, dan diklaim sebagai fasilitas khusus titip-menitip yang pertama di dunia. Sampai saat ini, Bistip.com mencatat ada sekitar 200 pengguna yang terdaftar dan 30 persennya merupakan pengunjung aktif.
Lalu, apa saja yang biasa dititipkan orang melalui Bistip?
"Umumnya barang pribadi. Beberapa ada juga yang menitip makanan khas daerah yang dikunjungi. Selain itu, gadget-gadget dengan harga murah, seperti Apple iPad 2, dan lainnya," tutur Panggi.
Hingga saat ini, Bistip belum memungut biaya sepeserpun dari fasilitas titip-menitipinya. Rencananya, Bistip akan mengenakan biaya anggota (membership fee) atau mengambil komisi dari tiap transaksi yang menggunakan rekening bersama. "Tapi, dua opsi di atas masih wacana. Perlu dikaji lagi seiring perkembangan Bistip. Mungkin jika membernya sudah mencapai 5.000 baru akan diputuskan," ucap Panggi.
Kalaupun memakai opsi pertama, yakni mengenakan biaya anggota, Bistip belum berani menentukan besarannya. Sedangkan, jika menempuh opsi komisi, kemungkinan Bistip hanya akan mengambil komisi kurang lebih Rp10.000 untuk transaksi di bawah Rp1 juta. Di atas Rp1 juta, mungkin hanya sekitar Rp20.000 - Rp50.000.
Sumber: http://teknologi.vivanews.com/news/read/213608-bistip--situs-untuk-titip-menitip-barang
Sabtu, 02 Juli 2011
Detik yang Tak Bertepi
Subuh belum jua sempurna, gelapnya masih terasa begitu
pekat. Aku mendelik pada arah jarum jam yang masih saja berputar
mengintari angka- angka romawi kaku.
Sejenak aku pandangi kedua ujung jarum jam yang masih saja mondar mandir di atas dinding kamarku. Meski ujungnya terlihat begitu runcing dan tajam, namun mampu menahan diri untuk tidak melukai barisan angka-angka kaku romawi yang berada di tepian waktu. Ataukah...angka-angka romawi itu yang terlihat begitu tegar saat kedua ujung jarum jam mencabik tubuhnya. Entahlah....
Ada perasaan resah yang bergelanyut dalam batinku, mimpi itu belum jua sempurna menjemputku sementara detik terus saja berjalan tanpa kompromi, saling berkejaran melewati sang waktu.
"Kamu masih menunggunya, Ocin..?" suara lembut perempuan muda sebayaku membuyarkan lamunanku. "Mungkin..."jawabku tak bergairah. "Kalau mungkin itu artinya ada keraguan didalam diri kamu..." "Aku meragukannya tapi akupun terlilit sebuah harap yang masih saja membelengu hatiku.." "Pasrahkan saja semuanya sama ALLAH , Ocin..." tangan perempuan itu terasa lembut mengusap kepalaku. Hampir lima tahun lamanya aku jauh dari keluarga, pergi untuk mengadu nasib sebagai TKW di UEA. Suamiku hanyalah buruh tani biasa yang penghasilannya tak menentu. Sepuluh tahun sudah aku dan Kang Rasyid menjalani pernikahan ini meski kepahitan dan kepedihan selalu mengiringi rumah tanggaku, namun aku selalu mencoba untuk bertahan.
Keadaan ekonomi yang semakin sulit serta tingkah laku Kang Rasyid yang semakin kasar membuat aku memutuskan untuk merantau menjadi TKW. Sifat lelaki itu membuat aku semakin ingin menjauh darinya namun aku selalu saja tidak berdaya. Karena di antara aku dan Kang Rasyid ada dua anak balitaku yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari aku.
Meskipun, pada akhirnya aku pergi jua untuk mengadu nasib sebagai TKW, namun di dalam hati kecilku sungguh terasa berat untuk meninggalkan kedua buah hatiku yang masih kecil- kecil. Kang Rasyid mendukung sepenuhnya kepergianku, tak sedikitpun ada perasaan gundah di wajahnya ketika mengantarkan aku ke tempat penampungan calon TKW. "Jangan lupa kirim uang ke kampung kalau kamu sudah terima gaji.." pesan kang Rasyid padaku dan kalimat itu sungguh membuat aku muak dan semakin membencinya. "Ya, kang.."jawabku nyaris tak terdengar. Sungguh suami biadab...yang ada di otaknya hanyalah uang dan uang saja, sedikitpun tak pernah memikirkan tentang keselamatanku, sebagaimana banyak cerita yang aku dengar tentang para TKW yang bernasib buruk yang berujung pada nyawa sebagai taruhannya. "Kamu masih belum tidur, Ocin..?" "Belum bisa, yoh...pikiranku masih saja ke kampung halamanku.." "Ambil wudhu sana..! lalu tahajud, Cin...biar hatimu tenang..." ************************************
Subuh belum jua sempurna, gelapnya masih terasa begitu pekat. Aku mendelik pada arah jarum jam yang masih saja berputar mengintari angka- angka romawi kaku.
"Cin, suamimu ditangkap polisi.." begitu pesan singkat yang aku terima seminggu yang lalu dari HPku yang butut.
Aku tersentak, ketika Hanim memberitahuku tentang kelakuan kang Rasyid yang selalu main perempuan dan berjudi di pasar malam. "Semua uang yang kamu kirim selalu habis di meja judi dan dipakai untuk membayar pelacur murahan.." begitu tulis Hanim di pesan singkatnya ketika aku menanyakan kabar suamiku. Aku hanya mampu menangis pilu, meski rasa benci itu belum jua hilang dari dalam diriku, namun jauh di lubuk hatiku yang paling dalam aku masih menyimpan secuil harapan pada kang Rasyid untuk bisa mergubah sifat dan wataknya saat jauh dariku, karena kedua anakku masih membutuhkan kasih sayang seorang bapaknya. Namun impian itu kini terbakar dan musnah seketika.... "Kang Rasyid ditangkap polisi", kata- kata itu masih terngiang di gendang telingaku....Kang Rasyid berjudi dan bermain perempuan, deretan kalimat itu terus saja menghantui pikiranku sepanjang hari.
Menurut berita yang aku dengar dari kampung halamanku, Kang Rasyid ditangkap polisi dalam keadaan mabuk berat di sebuah rumah bordil tempat biasa dia melampiaskan nafsu bejatnya.
"Cin, Kang Rasyid rebutan cewe di rumah bordir...rupanya Kang Rasyid ga terima cewe langganannya dipakai orang lain hingga dia emosi dan lepas kontrol...." kata Mang Wandi suatu hari ketika aku menilponnya.
Aku lelah memikirkanmu, Kang Rasyid....kataku pelan seraya kupandangi foto suamiku yang tengah berdiri di antara kedua anakku. Detik itu masih saja berputar, mengitari waktu tiada hentinya serupa rasa sakit yang menggerogoti batinku tiada habisnya. Datang silih berganti kemudian menghempaskan aku kedalam penderitaan yang lebih dalam. Dan sepertinya detik tak akan pernah bertepi.
Karya: Dewi Solihat Saputera
Lahir dan besar di Bandung, seorang ibu rumah tangga biasa yang hobi menulis sejak masih dibangku SMP. Sekarang berdomisili di Vancouver - Kanada.
Pendidikan Lingkungan, Perlukah?
Cobalah berhenti sejenak dari rutinitas Anda, dan tarik nafas panjang. Bagaimana
bau udara yang Anda hirup? Terasa segar? Terasa wangi? Atau menyesakkan dada?
Udara yang kita hirup menjadi indicator sederhana tentang keadaan lingkungan
kita. Jika kita sedang berada di kebun rumah yang asri, maka kita akan
merasakan udara segar. Jika kita terjebak di tengah kemacetan kota pada siang
hari, maka kita akan menemui udara yang sesak, panas, dan sama sekali tidak
nyaman.
Regents Park, Inggris
Regents Park, Inggris
Ya,
udara sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup. Udara adalah salah
satu indicator lingkungan yang nyata, seberapa bersih dan nyaman lingkungan
kita. Sayangnya di Indonesia masyarakat masih kurang memperhatikan lingkungan. Coba
pikir, berapa banyak diantara kita yang masih sering buang sampah sembarangan?
Padahal kita semua tahu bahwa buang sampah sembarangan akan menimbulkan masalah lingkungan baru di kemudian
hari, seperti banjir serta bau yang tidak sedap. Oleh karena itu, saya ingin mengajak Anda sekalian sedikit merenung
mengenai pendidikan lingkungan.
Pendidikan lingkungan ini
bukan hal baru di luar negeri terutama di Eropa. Masyarakat Eropa sudah paham
dan sadar betul akan pentingnya menjada kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sebagai contoh, anak muda di Jerman biasanya menghabiskan waktu luang untuk
melakukan kegiatan sosial dan salah satu kegiatan yang cukup digemari disana
adalah kegiatan lingkungan,seperti kerja bakti. Tidak hanya itu, di Eropa
tersedia banyak taman asri nan hijau yang dibangun oleh pemerintah kota dan
bisa dinikmati secara gratis. Masyarakat disana biasa menghabiskan waktu luang
mereka di taman kota yang penuh pepohonan untuk piknik atau berolahraga. Bandingkan
dengan disini, di Malang, hampir tidak ada taman kota. Kalaupun ada tidak penuh
dengan pepohonan tetapi hanya bunga-bungaan. Alun-alun Kota Malang memang ramai
dikunjungi setiap harinya, tetapi yang memanfaatkan kebanyakan adalah muda-mudi
yang sedang berpacaran.
Perlunya pendidikan
lingkungan
Untuk itu, saya menganggap perlu
adanya pendidikan lingkungan yang terintegrasi sejak pendidikan usia dini. Pendidikan
ini tidak masuk dalam pelajaran utama, tetapi masuk dalam muatan lokal. Sejak kecil,
anak-anak telah diajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mulai
dari diri mereka sendiri. Tanamkan kecintaan pada alam dan pentingnya membuang
sampah pada tempatnya. Lalu ketika mereka cukup dewasa, ajarkan cara membuat
kompos, perlunya menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan dan cara mengurangi
efek global warming.
Saya sendiri sebenarnya belum
melakukan apa-apa yang bisa dianggap berharga bagi bumi ini. Saya hanya
mengingatkan pada diri saya sendiri untuk selalu membuang sampah pada
tempatnya, menggunakan bahan-bahan daur ulang dan ramah lingkungan, dan menghemat
energi. Namun, saya percaya jika setiap orang telah sadar akan lingkungan dan
mulai berkontribusi, maka lingkungan akan tetap lestari dan bumi kita akan
selamat. Saya sungguh berharap bahwa pemerintah akan serius memperhatikan
masalah lingkungan, termasuk dengan memasukkan pendidikan lingkungan ke dalam
kurikulum sistem pendidikan di Indonesia. Semoga masih ada waktu untuk menyelamatkan
lingkungan kita…..
University of Birmingham
The University
of Birmingham
It is situated
in the heart of England, the University of Birmingham was founded over 100
years ago and has a long tradition of discovery, invention and design across
all the major disciplines. Whatever your chosen subject, you can be sure that
you will benefit tremendously from the experience of studying at Birmingham.
Not only will you secure a well-respected degree which is recognised throughout
the world, but you will also benefit from the friendly, multicultural community
that exists on our beautiful campus.
Key Facts
·
There are 27,189 students studying at
the University
·
Over 4,000 international students from 150
different countries.
·
Consistently high score in government
Quality Assurance Assessments, averaging 22 points out of a maximum of 24
·
Our graduates of 96% are either
employed, engaged in further study or travelling within six months of leaving
the University
·
Highest number of departments in the
region to be awarded top research quality ratings in the national Research
Assessment Exercise. The University’s subject areas of 32 received the highest
ratings of either 5, 5* or 6
·
Four Nobel Prize winners
·
150,000 alumni around the world
·
Attractive, safe and convenient
location occupying 243 acres of beautiful green leafy campus
·
Munrow Sports Centre offering an Active
Lifestyles. Programme with 150 different classes per week and 43 different
sports clubs
·
Barber Institute of Fine Arts on campus
declared Art Gallery of the Year by the Good Britain Guide 2004
·
Dedicated International Student
Advisory Service
Complimentary Induction programme on arrival including airport collection, University registration, police registration, applying for a bank account and many social activities.
University medical and dental practise and optometrist.
Complimentary Induction programme on arrival including airport collection, University registration, police registration, applying for a bank account and many social activities.
University medical and dental practise and optometrist.
·
Guild of Students with a full programme
of entertainment including club nights, live band nights and over 200 societies
organising various social activities and celebrating important festivals
throughout the year
·
Library and resource centres across
campus providing access to over 2.6 million books, 3 million archives and
manuscripts. Many collections have world-wide recognition.
Courses
We offer
Foundation courses in Chemistry, Engineering, Social Science, Arts &
Humanities and Physics along with 512 Undergraduate programmes, 324 Taught
Masters programmes and an extensive variety of Postgraduate Research programmes
in the following schools of study:
Arts,
Languages, Literature & History
Education
Business
Law
Social Sciences, Government, Politics
Engineering
Science
Medicine, Dentistry, Health Sciences
Education
Business
Law
Social Sciences, Government, Politics
Engineering
Science
Medicine, Dentistry, Health Sciences
Academic
strengths
The University
of Birmingham offers undergraduate and postgraduate programmes in science,
engineering, health sciences, business, and humanities. Our standards of
research and teaching are consistently high. In the UK Government’s 2001
Research Assessment Exercise, 32 of our subject areas received the highest
ratings of 5, 5* or 6. The Government’s Quality Assurance Agency regularly
examines all university teaching and awards a number of points up to a maximum
of 24 points. Our departments’ results average more than 22.
Birmingham is
also a founder member of Universities 21, a group of leading international
research universities. Internationally excellent research undertaken here
influences the modern world and enriches the quality of our teaching, bringing
knowledge from the frontiers of discovery directly to the lecture theatre.
Facilities
We have some of
the finest sports facilities of any university in the UK. These include a
swimming pool, sports halls, an athletics track, gymnasium and squash courts,
as well as state-of-the-art hockey pitches. Further afield, our outdoor
pursuits centre in the Lake District provides opportunities for water sports
and other outdoor activities.
Library
facilities are excellent; our main library houses more than two million books
and three million other items such as manuscripts, archives and periodicals. In
addition, there are 12 specific subject libraries on campus.
Computing
facilities are available in the main library, in departments and in campus accommodation.
All students have free access to email and to the internet, and there is a
24-hour Computer Centre for late-night study sessions.
The
University’s Barber Institute of Fine Arts is classed as one of the best small
art galleries in Europe and houses an important collection of paintings,
sculpture, furniture and objets d’art. The Institute is open to the public and
has a concert hall with lunchtime and evening concerts.
Student life
The Guild of
Students is one of the leading student unions in the country with over 200
clubs and societies. It is the centre of social life on the campus, offering a
full programme of entertainment and helping students to relax and enjoy
themselves after a day of study. It is important to meet new people and develop
new interests during your time at university and the Guild provides excellent
opportunities for both. You can find part-time work through the Job Zone,
receive free skills-based training or get involved in helping the local
community by volunteering with one of the local support agencies.
The
University’s Student Support and Counselling Service offers help and advice to
our students. It is staffed by a team of professionally-trained counsellors who
help students deal with any difficulties they may be experiencing – be they
educational or emotional. The International Students Advisory Service also
provides trained and dedicated advisers for international students who have
queries relating to immigration, working in the UK, healthcare, finance,
personal and academic support.
Both services
are free of charge and all matters are handled in the strictest confidence.
Student mentors are available in our halls of residence, who are usually
second- or third-year students. They are on hand at the start of the year to help
you settle in and, in most residences, are available 24 hours a day.
Birmingham
itself is a major European city with first-class cultural, social and sporting
facilities. It is a thriving city that embraces the broad ethnic mix of the
region.
Langganan:
Komentar (Atom)





